Buah Bibir
Hati-hati Bermedia Sosial Menjadi Prinsip Hana Qosim
Tantangan di dunia yang selalu terupdate setiap detik ini adalah bagaimana memberikan informasi kepada netizen sesuai fakta yang ada
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dara penyandang gelar sarjana kesehatan masyarakat ini menyadari benar bahwa era milineal saat ini harus disikapi dengan hati hati dalam mengungkapkan pendapat, terutama di media sosial.
Pemilik nama Hana Qosim memahami bahwa kekuatan media sosial saat ini bisa sangat dahsyat memberi efek positif dan negatif bagi penggunanya. Apalagi Hana begitu ia akrab disapa saat ini berkecimpung di dunia broadcasting yang mau tak mau selalu mendapat informasi yang dinamikanya begitu cepat.
Bagi Hana, tantangan di dunia yang selalu terupdate setiap detik ini adalah bagaimana memberikan informasi kepada netizen sesuai fakta yang ada, dan selali waspada terhadap informasi hoax.
"Netizen saat ini sangat kritis. Jadi kita harus selalu berhati-hati dengan informasi hoax. Kita kudu lebih kreatif memberikan berita atau tayangan kepada masyarakat dengan tetap bertanggung jawab terhadap konten," ujar Hana, Senin (22/1/2018).
Baca: Mahasiswi Jurusan Komunikasi Ini Tertarik Dunia Periklanan.
Dara kelahiran 30 Januari 1994 ini selain merintis karir di dunia broadcasting, juga sudah merambah dunia seni peran.
Ia pernah main di sebuah film pendek berjudul Du Samting Penyanyi Kamar mandi dan web series A moment yang tayang di youtube.
Dunia peran bagi Hana memiliki tantangan tersendiri, yakni menjadi tokoh sesuai perannya, dan harus total, walaupun beda dengan karakter asli si pemerannya.
"Bagaimana kita menjadi orang lain yang karakternya sangat beda dengan kita. Itu yang menarik. Kita butuh eksplorasi karakter yang dipercayakan pada kita dengan maksimal agar karakter yang kita perankan terlihat natural," ujar dara yang memiliki hobi main gitar dan drum ini.(TRIBUNJOGJA.COM)