PSS Sleman Jadi Kampiun Coppa Sleman 2018

Torehan tujuh poin hasil dua kali menang dan sekali hasil seri cukup menempatkan Super Elang Jawa sebagai pemuncak klasemen

Tribun Jogja/ Hanif Suryo
PSS Sleman jadi juara Coppa Sleman 2018, Jumat (19/1/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman tampil sebagai juara Coppa Sleman 2018, meski pada pertandingan terakhir hanya bermain imbang tanpa gol melawan Kuala Lumpur FA di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/1/2018).

Torehan tujuh poin hasil dua kali menang dan sekali hasil seri cukup menempatkan Super Elang Jawa sebagai pemuncak klasemen karena torehan poin anak asuh Herry Kiswanto tak lagi dapat dikejar kontestan lain.

Peluang pertama PSS Sleman didapat Tambun Naibaho saat laga baru berjalan tujuh menit. Menerima umpan crossing dari Ariesandy, finishing Tambun Naibaho gagal mengancam gawang Kuala Lumpur FA.

Beberapa menit berselang, penetrasi pemain PSS di area kotak penalti kembali gagal karena disiplinnya lini belakang Kuala Lumpur FA.

Kuala Lumpur hampir saja unggul terlebih dulu pada menit ke-15. Menerima umpan tendangan pojok dari Junior Aparecido, sundulan Bobirjon hanya melebar tipis disamping gawang PSS Sleman.

Bebebapa kali laga sempat terhenti karena banyaknya pelanggaran keras hingga kedua kubu sempat bersitegang.

Merasa timnya banyak dirugikan oleh keputusan pengadil pertandingan, Pelatih Kuala Lumpur FA, Fabio Joaquim melancarkan protes keras kepada wasit.

Fabio Joaquim akhirnya terpaksa diusir keluar pada menit ke-21 karena menendang botol ke arah hakim garis.

Wasit kembali mengeluarkan kartu kuning kedua bagi Kapten Kuala Lumpur FA, Indra Putra jelang akhir pertandingan.

Pelanggaran terhadap Slamet Budiono akhirnya membuat wasit mengeluarkan Indra dan tim tamu harus bermain 10 pemain disisa pertandingan

Meski hanya bermain sepuluh pemain, Kuala Lumpur FA tak lantas mengendorkan intensitas serangan. Belum genap lima menit babak kedua berjalan, penetrasi Guilherme De Paulo hampir membobol gawang Ega Rizky.

Namun tendangannya masih melebar disisi kanan PSS Sleman.

Unggul jumlah pemain, PSS Sleman mengurung pertahanan Kuala Lumpur FA. Slamet Budiono hampir saja membuat seisi Stadion Maguwoharjo bergemuruh, namun sepakan kerasnya hanya menerpa mistar gawang.

Laga sempat memanas saat Slamet Budiono dilanggar keras oleh Junior Aparecido yang dibalas pukulan oleh pemain pinjaman dari Sriwijaya FC tersebut.

Hasilnya, wasit langsung mengganjar kartu merah dua pemain yang terlibat perselisihan tersebut.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved