Kiper Timnas Futsal Indonesia U-20 Ini Miliki Modal Awal Sebagai Libero
Sebelumnya ia bahkan jarang bermain futsal meski hanya mengisi kegiatan di waktu senggang.
Penulis: ang | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Muhammad Nasrullah memang terhitung belum lama menekuni olahraga futsal.
Namun kemampuannya sebagai kiper Timnas Futsal Indonesia U-20 tidak bisa dianggap enteng.
Meski berstatus sebagai kiper cadangan, Nasrul, panggilan akrabnya, berhasil mementahkan tendangan penalti Tajikistan ketika AFC U-20 Futsal Championship 2017 lalu di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Thailand.
Nasrul memang baru menekuni futsal ketika masuk pelatihan di Futsal Kota Bandung (FKB) selepas menamatkan pendidikannya di SMK.
Sebelumnya ia bahkan jarang bermain futsal meski hanya mengisi kegiatan di waktu senggang.
Baca: Tim Futsal Black Steel Resmi Berkandang di Condongcatur
Secara jujur pemain kelahiran Bandung, 20 Agustus 1997 ini mengakui olahraga pertama yang ditekuninya adalah bola voli.
Bahkan sejak masih duduk di SMP, ia sudah memegang peran penting dalam voli sebagai seorang libero atau defender.
Mungkin hal inilah yang justru mengantarkannya mencapai posisi kiper Timnas Futsal Indonesia.
Mentalnya menghadapi serangan bola sudah terbentuk sejak menjadi libero.
Baca: Atlet Voli Ini Bercita-cita Ingin Naikkan Haji Kedua Orangtua
“Kadang-kadang teknik menahan bola saat masih jadi libero juga terbawa. Bagi saya memang sangat membantu,” ungkapnya.
Pemain dengan tinggi 179 sentimeter ini mengaku masih butuh banyak pengalaman bermain futsal.
Ia pun berharap Black Steel memberikannya pengalaman yang diidam-idamkannya itu.
Nasrul sebenarnya belum percaya bila bisa dipanggil untuk memperkuat tim futsal asal Manokwari, Papua ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/muhammad-nasrullah_20180117_170633.jpg)