Museum Bahari Jakarta Terbakar, Ini 6 Fakta Sejarahnya!
Sekitar pukul 09.30 WIB dilaporkan bagian barat museum sudah ludes terbakar.
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Muhammad Fatoni
Di dalam bangunan masih tersisa jejak-jejak peninggalan, misalnya gudang dan menara-menara kawal VOC.
Kayu-kayu di museum ini beberapa masih asli dari zaman dulu dan diperkirakan berumur ratusan tahun.
3. Lantai batu

Tak hanya kayu yang masih dipertahankan, ada area di Museum Bahari yang masih menggunakan lantai batu, seperti saat kali pertama dibangun.
Ukuran lantai batunya pun ternyata dibuat sesuai langkah kaki orang Belanda, sekitar 65 cm.
4. Bukti daratan Jakarta menurun

Saat masih menjadi gudang rempah, bangunan ini berada di atas permukaan laut.
Namun, seiring berjalannya waktu, lama-kelamaan bangunan ini menurun.
Bahkan ada sisi bangunan yang berada di bawah permukaan laut.
5. Koleksi perahu dari zaman nenek moyang

Museum Bahari menyimpan banyak koleksi perahu, mulai dari replika sampai asli.
Ada juga beberapa kapal yang sudah karam disimpan di museum ini.
6. Miniatur alat navigasi yang bersejaran

Miniatur alat navigasi yang berada di Museum Bahari adalah satu di antara koleksi yang paling diminati pengunjung.
Sayang, menurut laporan Kompas.com hari ini, miniatur alat navigasi di ruang koleksi hangus terbakar.
(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bahari_1601_utama_20180116_132417.jpg)