BLANJA.com Siap Jemput Pelaku UKM

Pada tahun 2017, program ini berhasil membuat 30 ribu UKM mengadopsi sistem online yang tersebar di 60 kota Indonesia.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
IST
CEO BLANJA.com Aulia E. Marinto menyampaikan melihat ekonomi kreatif yang memuncak, BLANJA.com Siap Jemput Pelaku UKM melalui program #BLANJAJEMPUTUKM. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Marketplace yang merupakan anak usaha dari PT Telkom, BLANJA.com mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui peningkatan kesempatan bagi produk asli Indonesia menembus pasar nasional dan internasional.

“Industri ekonomi kreatif yang bergerak di infrastruktur digital terus berkembang dengan pesat dan menawarkan berbagai solusi yang dapat membantu pelaku industri kreatif.  Di sinilah, peran BLANJA.com dalam membuka keterbatasan, mendorong perubahan, serta meningkatkan peluang bagi produk lokal agar dapat bersaing dengan produk import,” ujar Aulia E. Marinto, CEO BLANJA.com, Senin (15/1/2018).

BLANJA.com saat ini memiliki program untuk peningkatan UKM melalui program #BLANJAJEMPUTUKM.

Dalam program tersebut BLANJA.com berusaha untuk menjangkau UKM di seluruh pelosok negeri dalam rangka meningkatkan kualitas serta melakukan pendampingan.

Mulai dari memberikan edukasi cara membuka toko online, tips foto produk yang menarik hingga strategi pemasaran yang efektif.

Baca: 3,79 Juta UKM Telah Manfaatkan e-Commerce

Pada tahun 2017, program ini berhasil membuat 30 ribu UKM mengadopsi sistem online yang tersebar di 60 kota Indonesia.

Angka tersebut naik sekitar 390% dari tahun 2016.

Program ini juga merupakan bentuk sinergi Blanja.com bersama beragam stakeholders, mulai dari Kementerian BUMN, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, Kementerian Sosial, Kementerian Perdagangan, Smesco, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).

Pada tahun ini, Aulia akan meningkatkan hubungan BLANJA.com dengan para stakeholders dan pemerintah.

Apalagi, BLANJA.com menjadi satu-satunya pelaku e-commerce yang secara tidak langsung merupakan milik negara, melalui Telkom.

“Dua hal ini harus dikelola dengan baik agar muncul manfaatnya,” tukasnya.(tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved