Anggun C Sasmi Blak-blakan Soal Alasannya Pindah Kewarganegaraan

Anggun C Sasmi menjawab penasaran publik seputar status kewarganegaraannya

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Muhammad Fatoni
www.instagram.com/anggun_cipta
Anggun C Sasmi membicarakan soal kewarganegaraannya 

"Justru aku malah dapat penghargaan (dari pemerintah Perancis). Karena mengangkat kultur Perancis di luar. Ke balik banget. Aku setiap kali wawancara dengan wartawan luar, mengangkat nama Indonesia.

Aku bela-belain kalau ada masalah. Nah yang begitu, orang-orang nggak pernah lihat, malah bilang, 'Kok, kamu ganti warga negara sih?' Nah, masalahnya yang negara Indonesia kasih ke aku apa? Kenapa selalu akunya dituntut?"

Menanggapi banyaknya pro kontra terhadap status kewarganegaraannya yang berganti, apakah Anggun merasa sakit hati karena itu?

Pernahkah Anggun sakit hati?
Pernahkah Anggun sakit hati? (www.instagram.com/lamiscorner)

"Nggak. Cuma kaget aja. Kalau aku disinggung masalah ini kesannya dilecehkan. Dulu waktu aku pertama kali datang ke Indonesia dengan album pertama, Snow on the Sahara. Ada wartawan ngomong ke aku pakai bahasa Inggris.

Mereka pikir aku lupa bahasa Indonesia. Aku tersinggung, sakit hati. Mungkin banyak artis Indonesia yang ngomongnya setiap kali wawancara pakai bahasa Inggris.

Setiap dua kata pakai bahasa Inggris, atau mengakhiri kalimatnya dengan bahasa Inggris. Aku nggak!"

Pada sesi wawancara terakhir soal masalah kewarganegaraan, Anggun ditanya bagaimana Indonesia memerlakukan dirinya?

Bagaimana Indonesia memerlakukannya?
Bagaimana Indonesia memerlakukannya? (www.instagram.com/lamiscorner)

"Dan aku dituding. Karena sudah tidak tinggal di Indonesia lagi. Sudah tidak punya paspor lagi. Padahal, itu sama sekali bukan kemauan aku. Jadi, ironisnya tuh begitu.

Tapi, nggak apa-apa sih. Karena aku sekarang tidak peduli. Aku cuma peduli sama pendapat keluargaku, teman-temanku, orang-orang yang aku kenal.

Selain itu, yang mereka nggak kenal aku, terus ngritik, aku nggak mau dengar. Setiap kali lihat di situs-situs, yang mengkritik selalu orang Indonesia.

Orang Italia memuji. Orang Amerika memuji. Orang Indonesia, ya ampun, 'Videonya jelek. Fotonya jelek. Liriknya kok begitu?'

Jadi, aku selalu dikritik sama orang Indonesia. 'Kan aneh," ungkapnya.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved