Pelaku Klitih Lempar Pengendara Mobil Pakai Batu di Godean, Si Pengemuda Luka Parah Lalu Meninggal
Alumni dari Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasiswa Gadjah Mada (UGM), Taufik Nurhidayat yang menjadi korban aksi klitih orang tak dikenal
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tindak kejahatan klitih kembali terjadi di wilayah hukum Polda DIY.
Kali ini menimpa seorang pemuda, alumni dari Fakultas Ekonomi, Universitas Mahasiswa Gadjah Mada (UGM), Taufik Nurhidayat yang menjadi korban aksi klitih orang tak dikenal.
Peristiwa itu terjadi saat korban tengah melintas di jalan Sembuh Kidul, Sidomulyo, Kecamatan Godean Kabupaten Sleman, Kamis (4/1/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Godean, Kompol Herry Suryanto mengatakan kronologi kejadian bermula ketika korban selepas kegiatan reuni tengah melintas seorang diri di jalan Sembuh Kidul.
Korban menggunakan mobil Toyota Camry warna hitam nopol H 7716 WIB, pada sekira pukul sembilan malam.
"Di jalanan itu jam sembilan malam memang sepi dan minim penerangan. Saat itulah korban diduga di lempar batu seberat 2 kg mengenai kaca mobil depan sebelah kanan," terangnya, Rabu (10/01/2018)
Lemparan batu besar dan cukup keras menyebabkan kaca depan mobil Toyota Camry miliknya pecah.
Nahasnya, batu tersebut menembus kaca mobil dan tepat mengenai kepala korban yang saat itu tengah mengemudi.
Alhasil, korban mengalami luka cukup serius dibagian kepala.
"Lukanya itu dibagian kepala. Ada sobekan di mata sebelah kanan, hidung sobek dan mata sebelah kiri lebam," jelas dia.
Dikatakan Kapolsek, bahwa korban merupakan seorang motivator dalam sebuah bisnis jaringan. Saat kejadian, korban diduga hendak pulang.

"Saat itu sepi, korban sempat berteriak minta tolong. Ada warga yang mendengar teriakan itu, dan langsung menolong korban menggunakan mobil pick up ke Rumah sakit PKU gamping," ujarnya.
Namun, lantaran luka yang diderita cukup parah, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit PKU Muhammadiyah kota.
"Lukanya cukup parah, korban meninggal dunia kemarin," jelasnya.