Mahasiswa UMY Beri Edukasi ke Pasien Asma
Sasaran edukasi ini adalah pasien asma yang melakukan kontrol rutin di Poli Paru.
Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mahasiswa Magister Keperawatan Angkatan VII Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Peminatan Respirasi melakukan edukasi tentang latihan pernapasan diafragma di Poli Paru, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping.
Sasaran edukasi ini adalah pasien asma yang melakukan kontrol rutin di Poli Paru.
Adapun edukasi latihan pernapasan diafragma di lakukan oleh Dian Kartikasari, Sri Nur Hartiningsih, Laily Widya Astuti,dan Lungguh Tarenaksa Suranggana.
Dian Kartika mengatakan latihan pernapasan diafragma berfungsi untuk meningkatkan fungsi paru sehingga dapat mengurangi gejala sesak napas.
Ia menjelaskan, latihan pernapasan diafragma dapat dilakukan tiap pagi dan sore hari, selama 15 menit latihan dalam 5 sesi.
Baca: Malam Hari Menyelinap Masuk Kamar Juliet, Romeo Kasmaran Tepergok Ortu Pacar
"Latihan pernapasan ini dapat dilakukan dengan posisi duduk ataupun berbaring. Yakni dengan meletakkan tangan kiri di tengah dada dan tangan kanan di perut (tepat di bawah iga)," ujarnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, pasien menghirup napas melalui hidung dan biarkan perut menggembung sebesar mungkin dan merasakan pergerakan tangan kanan terdorong ke atas.
Proses selanjutnya adalah, pasien menghembuskan napas melalui bibir yang dirapatkan seperti meniup lilin sambil merasakan tangan kanan menekan ke dalam dan atas perut.
Sri Nur menambahkan, setelah dilakukan edukasi, pasien dievaluasi dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan ketrampilan.
Baca: Berawal dari Asmara di Facebook Lalu Ketemu, Janda Ini Ternyata Jadi Korban Penggelapan
Dari kuesioner didapatkan ada pengaruh dari edukasi latihan pernapasan diafragma ini terhadap pengetahuan dan ketrampilan pasien asma di Poli Paru.
Selain melakukan edukasi, mahasiswa juga melakukan pengukuran fungsi paru pada enam pasien asma dengan menggunakan alat peak flow meter.
"Pasien dipantau setiap harinya dan dievaluasi di hari ketiga. Setelah dilakukan evaluasi ternyata ada perubahan fungsi paru menjadi lebih baik," tutup Laily.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kampus-umy_2506_20150626_094157.jpg)