Jalan Suryatmajan Jadi Dua Arah

Kebijakan baru ini menyusul diterapkannya perubahan manajemen lalu lintas di ruas jalan tersebut dari sebelumnya satu arah ke timur menjadi dua arah.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Perubahan arus lalin di jalan Suryatmajan 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekitar 2000 pegawai yang berkantor di kompleks Kepatihan (Kantor Gubernur DIY) mulai besok pagi (Rabu,10/1/18) bakal masuk kantor melalui pintu selatan Jalan Suryatmajan.

Kebijakan baru ini menyusul diterapkannya perubahan manajemen lalu lintas di ruas jalan tersebut dari sebelumnya satu arah ke timur menjadi dua arah.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto dalam sesi jumpa pers menuturkan, rekayasa lalu lintas ini aktif uji coba mulai tanggal 10-12 Januari 2018.

Setelah uji coba selama tiga hari dilakukan, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama.

Setiap hari selama uji coba akses di Jalan Suryatmajan bakal dijaga oleh petugas Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian.

Baca: Komplek Kepatihan Direvitalisasi Menghadap ke Selatan

"Rekayasa lalu lintas ini sebagai upaya mengurangi beban volume di Jalan Malioboro yang selalu penuh sesak oleh kendaraan. Adanya pengalihan pintu masuk ke Kepatihan dari sebelumnya dari Pintu utama yang menghadap jalan Malioboro, kami harapkan bisa memberikan keleluasaan para wisatawan sebagai tamu Kota Yogyakarta," terang Yulianto, Selasa (9/1/2018).

Lanjut Yulianto, Jalan yang tadinya satu arah ini, dari arah timur (simpang hotel Melia) mulai besok bisa diakses, hanya saja tidak sampai Jalan Malioboro.

Sementara dari arah barat bisa diakses pengendara secara penuh.

Baca: Pintu Selatan Kepatihan Difungsikan, Parkir Suryatmajan Dipindah ke Sisi Selatan

Pengguna kendaraan dari arah Jalan Mataram juga tidak diperbolehkan belok kanan masuk ke Jalan Suryatmajan.

Warga yang ingin masuk ke kompleks Kepatihan dapat mengakses pintu masuk di sisi timur yang langsung berhadapan dengan Jalan Mataram.

"Yang dari arah timur kenapa tidak boleh langsung ke Jalan Malioboro karena kami memperhitungkan traffic dari Jalan Mataram agar tetap lancar," terang Yulianto.

Yulianto menambahkan, soal parkir kendaraan roda empat, parkir yang sebelumnya berada di sisi utara Jalan Suryatmajan dialihkan ke sisi selatan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved