Sastra
SAJAK : Pagi Selalu Membunuh Mimpi
Apakah diri benar-benar menjadi pengecut atau hanya sekadar matinya rasa
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Muhammad Fatoni
Aku selalu takut ketika pagi tiba
setiap pagi aku pasti mati
terhunus panasnya matahari
menguap ke langit tak akan kembali
Seharusnya bernafas dalam pagi adalah nyawa
karena seisi alam raya bersorak sorai kala baskara menyapa
tetapi yang terasa sebaliknya
apakah diri benar-benar menjadi pengecut atau hanya sekadar matinya rasa
Pagi, semoga kubisa menikmatimu
menjamah wajah, tubuh juga hati
dengan semburat warnamu di langit biru.
(hendy kurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sunrise_0801_20180108_225219.jpg)