Legenda Brasil Ungkap Perlakuan Buruk Barcelona Kepada Pemain Asal Brasil
Ronaldo mengatakan bahwa ada pola perilaku serupa dari Barcelona saat ia meninggalkan klub itu pada tahun 1997.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM - Legenda Brasil Ronaldo melihat kesamaan dalam cara Barcelona berperilaku saat transfer Neymar ke Paris Saint-Germain dan saat ia meninggalkan Camp Nou.
Ia juga mencontohkan kasus “habis manis sepah dibuang” yang menimpa pemain lain seperti Romario dan Ronaldinho.
Neymar bergabung dengan PSG musim panas ini dengan harga sebesar 222 juta euro, setelah Barcelona menggugat pemain itu karena pelanggaran kontrak dan akhinrya mereka menolak membayar bonus yang luar biasa besar kepada sang pemain.
Dilansir dari ESPN, Ronaldo mengatakan bahwa ada pola perilaku serupa dari Barcelona saat ia meninggalkan klub itu pada tahun 1997.
Ronaldo mengungkapkan bahwa rekor kepindahannya ke Inter Milan pada tahun 1997 adalah hal yang menyakitkan, dan hal yang sama juga berlaku untuk sejumlah rekan senegaranya.
“Saya lebih bersyukur dan terikat dengan Real Madrid daripada Barcelona, meski saya mungkin memiliki tahun terbaik saya di Barcelona,” kata Ronaldo, yang sekarang bekerja sebagai duta Real Madrid.
“Tapi akhir cerita saya dengan Barcelona benar-benar buruk, sama seperti yang terjadi pada Neymar sekarang. Ini telah berlangsung untuk sementara waktu, mereka melakukan sesuatu yang mirip dengan Romario, dan setelah itu, melakukannya juga dengan Ronaldinho,” tambahnya.
Meski memiliki pengalaman buruk saat meninggalkan Barcelona, Ronaldo masih memiliki kenangan indah tentang Barcelona dan masih menganggap kota itu sebagai kota yang luar biasa dan klub sepak bola yang fantastis.
Sementara itu, pasca kepindahannya ke PSG, Neymar saat ini telah memiliki 11 gol dan 9 assist dari 14 penampilannya di Ligue 1, ia telah mencetak 6 gol lagi dan membukukan 3 assist dari enam pertandingan di Liga Champions musim ini.
Selama di Barcelona, Neymar membentuk trio serangan yang mematikan bersama Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan, di mana mereka kerap dijuluki Trio MSN.
Ketajaman ketiganya bahkan mampu membawa Barcelona untuk meraih gelar Liga Champions.
Dan kini bersama PSG, Neymar membentuk trio serangan yang tak kalah mematikan bersama pemain muda sensasional Kylian Mbappe, dan penyerang berpengalaman asal Uruguay Edinson Cavani.
Ketiganya mampu membawa PSG menguasai puncak klasemen Ligue 1, dan lolos dengan meyakinkan ke babak 16 besar Liga Champions. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ronaldo_20171231_173425.jpg)