Baru Sehari Beroperasi, Jembatan Bonjing di Gunungkidul Hanyut Terbawa Arus Banjir
Ketinggian air di Bonjing tersebut sempat naik hingga pondasi jembatan lama, atau sekitar lima meter dari kondisi normal
Penulis: trs | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jojga, Tris Jumali
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hujan yang mengguyur wilayah Gunungkidul dari pukul16.00 WIB mengakibatkan satu jembatan darurat yang dibuat oleh warga Bonjing, Gelaran I, hanyut terbawa arus air, Rabu (20/12/2017).
Jembatan yang berkapasitas satu orang tersebut dibuat warga secara bergotong royong dengan menggunakan bambu dari hari Senin (18/12/2017) hingga Selasa (19/20/2017).
Baru satu hari beroperasi, jembatan tersebut kini telah lenyap.
"Iya kemarin warga sudah membuat jembatan darurat, tadi pukul 18.00 WIB hanyut karena debit air yang tinggi," jelas Husain Pamungkas Kepala Dukuh Bonjing Gelaran 1, Gunungkidul.
Diketahui bahwa ketinggian air di Bonjing tersebut sempat naik hingga pondasi jembatan lama, atau sekitar lima meter dari kondisi normal.
Jembatan Bonjing sebelumnya terputus dikarenakan Sungai Oyo yang meluap dan mengakibatkan jembatan di Padukuhan tersebut terputus pada pekan lalu, (28/11/2017).
Karena pembangunan jembatan baru membutuhkan waktu, warga berinisiatif membuat jembatan darurat itu agar mempermudah lalu lintas warga.
"Tapi Alhamdullilah rumah aman, jembatan daruratnya saja yang hanyut, soalnya terbuat dari bambu," terangnya.
Saat ini warga yang berada di dusun Bonjing belum bisa pergi keluar dusun, dan sebaliknya, dikarenakan air di Sungai Oyo masih tinggi.
"Sekarang ini tetap tidak bisa menyeberang karena kemanannya belum terjamin, jadi untuk warga yang sedang berada di luar dusun diharapkan menyeberang besok pagi saja," himbau Dukuh Bonjing. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jembatan-bonjing_20171220_211350.jpg)