Leicester City vs Manchester City, Bukan Laga Mudah Pep!
Dalam lima duel terakhir, mereka sukses memenangi dua pertandingan dan memaksakan sekali hasil imbang.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM - Manchester City akan bertandang ke King Power Stadium menghadapi tuan rumah Leicester City pada ajang delapan besar Piala Liga Inggris, Rabu (20/12/2017).
Meski diatas kertas Manchester City jauh diunggulkan dari The Foxes, namun tampaknya Pep Guardiola pun paham betul bahwa Leicester bukanlah tim yang mudah dikalahkan.
Apalagi kondisi Jamie Vardy dkk musim ini pun bisa dibilang jauh dari konsisten.
Dalam lima duel terakhir, mereka sukses memenangi dua pertandingan dan memaksakan sekali hasil imbang.
Rekor yang cukup bagus meski pada putaran pertama liga Inggris lalu Leicester diikalahkan oleh Manchester City dengan skor 0-2 di King Power.
Namun tentu perlu diingat oleh Pep Guardiola, pada pertemuan terakhir kedua tim November lalu, pelatih asal Spanyol ini mengakui sangat kesulitan untuk membongkar lini pertahanan tim yang bermain sangat bertahan seperti Leicester, meski akhirnya Sterling dkk berhasil menang.
“Sangat sulit jika bertahan melawan tim seperti Leicester. Itu sebabnya kami memilih untuk tampil menyerang dan meladeni perlawanan mereka hingga akhir. Meski beberapa kali ditekan, kami sukses mempertahankan gawang dari kebobolan selama 90 menit,” ungkap Guardiola dilansir dari premier league.
Hal lain yang perlu digaris bawahi oleh Pep adalah performa Vardy dkk yang perlahan mulai meningkat sejak ditangani Claude Puel.
Bersama pelatih asal Prancis tersebut Jamie Vardy dan kolega tak terkalahkan dalam lima dari enam laga pamungkasnya.
Hanya Crystal Palace yang secara mengejutkan bisa mencuri tiga angka dari mereka pada pekan ke-18 Premier League lalu dengan skor 0-3.
Namun jika mengesampingkan kekalahan dari Palace, sebenarnya Leicester sedang dalam kondisi bagus jelang laga ini.
Rekor mereka di Piala Liga pun juga bagus mengingat dalam tiga kesempatan mencapai perempat final partai puncak selalu bisa mereka jajaki seperti di 1996/1997, 1998/1999, dan 1999/2000.
Jalan mereka untuk kemari pun terbilang cukup lancar usai menyingkirkan Liverpool dan Leeds United di babak sebelumnya.
Sementara City jelas tidak perku deskripsi panjang lebar lagi.
Armada arahan Pep Guardiola masih tangguh sepanjang musim 2017/2018 ini dengan memenangkan 23 dari total 25 laga kompetitif mereka.
Catatan yang membuat tim manapun tentu akan gentar. Bahkan Puel pun mengakui jika City saat ini adalah kesebelasan terbaik di Eropa.
Akan tetapi dengan Piala Liga yang musim ini disponsori oleh Carabao biasa menjadi ajang pemberian menit bermain untuk pemain cadangan, namun City harus berhati-hati.
Skuat pelapis mereka memang masih berlabel bintang dengan adanya Bernardo Silva, Yaya Toure, dan Gabriel Jesus namun kekalahan bisa saja terjadi pada mereka.
Ambil saja contoh kekalahan 2-1 dari Shakhtar Donetsk di matchday pamungkas Liga Champions lalu dimana saat itu skuat cadangan diturunkan.
Adanya kemungkinan Manchester City akan kembali menurunkan pemain pelapisnya saat bertandang ke King Power Stadium pada Rabu (20/12/2017) mendatang peluang Leicester City untuk menang dan lolos ke semifinal Piala Liga Inggris makin besar.
Ambisi untuk mengalahkan Manchester City tentu akan semakin berlipat ganda ditunjukkan Iheanacho yang sempat digadang-gadang menjadi pemain potensial saat bermain di Manchester City musim 2016 lalu.
Namun sayang, ia justru dilepas ke Leicester di awal musim ini.
Meski sejauh ini debutnya bersama The Foxes kurang menyenangkan terlebih ia adalah satu diantara beberapa pemain termahal Leicester musim ini, namun keberadaan Piala Liga mungkin bisa membuat pemuda 21 tahun ini mendapatkan haknya sekaligus berkesempatan mencetak gol perdana.
Mungkin saja Puel dan Leicester yang baru ia bangun selama beberapa pekan tersebut bisa memanfaatkan kemandulan City di ajang Carabao Cup saat ini.
Terhitung dari 44 tembakan di dua laga sebelumnya City hanya bisa bikin dua gol. Sementara itu Leicester lebih subur dengan sembilan gol dari 42 tembakan di tiga laga.
Namun Manchester City tetaplah Manchester City yang masih konsisten musim ini. Bisa saja meski skuat cadangan yang tampil namun mereka berniat untuk memperbaiki kesalahan usai kalah dari Shakhtar lalu.
Prakiraan Susunan Pemain Leicester City vs Manchester City, Rabu (20/12/2017):
Leicester City (4-4-2): Hamer, Chilwell, Dragovic, Maguire, Amartey, Gray, Iborra, King, Albrighton, Iheanacho, Okazaki
Manchester City (3-5-2): Bravo, Mangala, Fernandinho, Adarabioyo, Foden, Gündogan, Touré, Danilo, Bernardo, Zinchenko, Jesus (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/leicester-city-vs-manchester-city_20171219_084346.jpg)