Aktivitas Tambang di Cangkringan Masih Berjalan Normal
Puluhan truk tampak masih hilir mudik mengangkut material dari pasir hingga batu.
Penulis: app | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aktivitas tambang di seputaran aliran Kali Gendong, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman masih berjalan normal seperti biasa, Selasa (19/12/2017).
Meski sehari sebelumnya longsor menimpa pekerja tambang di Srumbung, Magelang hal tersebut tampak tak terlalu berarti.
Puluhan truk tampak masih hilir mudik mengangkut material dari pasir hingga batu.
Begitu pun beberapa backhoe atau alat berat tetap mengeruk pasir seperti biasa.
"Nggak," ujar salah satu pekerja tambang yang enggan disebutkan namanya ketika Tribun Jogja menanyakan adakah kekhawatiran terjadi longsor, mengingat terdapat beberapa tebing menjulang tinggi.
Baca: Kisah Penambang Pasir Kali Gendol Sleman, Nekat Menambang Demi Anak dan Istri Bisa Makan
Pada sore itu, pekerja tersebut menjelaskan tidak ada perbedaan mencolok terkait intensitas menambang pada musim hujan maupun musim kemarau.
Hanya, dari pantauan Tribun Jogja beberapa truk berjalan lebih hati-hati dan pelan dari biasanya, mengingat jalan yang licin.
"Sama aja (seperti hari biasa)," terangnya.
Lanjutnya, saat ini setiap satu truk berisi pasir dibanderol Rp600 ribuan.
Pasir-pasir tersebut didistribusikan untuk kebutuhan material di beberapa daerah. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tambang-di-cangkringan_20171219_183801.jpg)