Polisi Tetapkan DN Tersangka Pembacokan Sekuriti Happy Puppy Magelang

Pasalnya, saat kejadian tersebut, tampak pada CCTV yang ada di lokasi, DN terlihat bersama dengan delapan orang lain.

Polisi Tetapkan DN Tersangka Pembacokan Sekuriti Happy Puppy Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Garis polisi tampak terpasang di seputaran tempat kejadian perkara pembacokan di Happy Puppy Magelang yang menewaskan satu petugas keamanan setempat, Jumat (8/12/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepolisian Resort Kota Magelang menetapkan DN (27), warga Potrosaran, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, sebagai tersangka utama pembacokan yang menyebabkan tewasnya Joko Wahartono (57), petugas keamanan karaoke Happy Puppy Magelang.

Polisi masih menyelidiki keterlibatan tersangka yang lain.

Kepala Polisi Resort Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, mengatakan, pihaknya telah menetapkan DN sebagai tersangka utama pengeroyokan terhadap Joko Wahartono, petugas keamanan Happy Puppy Magelang, warga Gang Kantil I No. 3 Bayeman Magelang Tengah yang terjadi pada Jumat (8/12/2017).

"Berdasarkan hasil penyelidikan yang kami lakukan sebelumnya, seluruh bukti dan keterangan saksi mengarah kepada DN. Kami pun tetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka utama dalam kasus pengeroyokan di Happy Puppy sehingga membuat satu orang petugas keamanan tewas," ujar Kristanto, Senin (11/12/2017).

Kristanto mengatakan, pihaknya pun melakukan penyelidikan terhadap adanya kemungkinan tersangka yang lain yang terlibat.

Pasalnya, saat kejadian tersebut, tampak pada CCTV yang ada di lokasi, DN terlihat bersama dengan delapan orang lain.

Baca: Berusaha Melerai, Petugas Keamanan Happy Puppy Magelang ini Malah Dibacok Hingga Tewas

"Saat kejadian tersebut DN bersama rekan-rekannya berjumlah sekitar delapan orang, ini didapatkan dari CCTV,  dan berdasarkan kesaksian sejumlah saksi. Kami sudah kantongi nama-nama yang terlibat," ujarnya.

Lanjut Kristanto, pihaknya menuturkan para pelaku dan korban terpengaruh minuman keras saat melakukan tindakan pengeroyokan tersebut, sehingga berbuat di luar kendali.

"Dugaan sementara miras dikonsumsi di luar tempat karaoke, yang bersangkutan terkena pengaruh miras,” ujarnya.

Dikatakannya, tersangka DN saat ini masih belum dilakukan penahanan karena yang bersangkutan masih dalam perawatan di rumah sakit akibat luka yang diderita.

Tersangka masih di bawah pengawasan petugas kepolisian.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved