Wuih, Helm Selam Ini Beratnya Mencapai 25 Kilogram Lho
Helm selam kini sudah muncul berbagai model mulai dari berbentuk kaca dan lain sebagainya.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu Setiawan Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bagi para penyelam atau diver di dalam laut, mungkin paham dengan alat ini.
Ya helm selam, yang merupakan alat yang digunakan sebagai alat bantu pernafasan ketika menyelam di kedalaman laut.
Helm selam kini sudah muncul berbagai model mulai dari berbentuk kaca dan lain sebagainya.
Namun rupanya, dulu para penyelam sering menggunakan helm selam yang memiliki bobot 25 Kg ini.
Satu di antara koleksi di Museum Bahari Yogyakarta ini menunjukkan bahwa hel selam zaman dulu memiliki bobot yang cukup berat.
"Beratnya 25 Kilogram," ujar Yanto penjaga museum ini.
"Misal dipakai di darat memang berat tapi kalau sudah masuk laut nanti jadi ringan," lanjut penjaga yang sudah lebih dari 5 tahun ini.
Ia menambahkan, helm selam ini merupakan peralatan selam buatan diving equipment Amerika Serikat.
"ini (helm selam-red) dibuat tahun 1941 di Amerika serikat," tukasnya.
Lanjutnya, dia menerangkan bahwa zaman dulu helm ini digunakan para penyelam professional untuk meminimalisir kecelakaan akibat dari tekanan yang terjadi di bawah laut.
Helm ini memiliki merk V Mod I buatan Amerika Serikat tahun 1941 dengan total berat 25kg atau 55 Lbs.
Helm ini kini berada di satu diantara sudut Museum Bahari yogyakarta.
Museum yang berada di Wirobrajan Yogyakarta ini menyajikan berbagai peralatan dan segala equipment yang dimiliki TNI AL dan menjelaskan tentang kelautan di Indonesia.
Dalam museum ini juga disediakan ruang audiovisual sebagai penjelasan singkat tentang kelautan indonesia dengan video atau pemutaran film.
Museum ini biasanya beroperasi dari hari selasa hingga minggu. Untuk mengunjunginya cukup siapkan Rp2000 saja. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/helm-selam_20171127_171101.jpg)