Tangis Pelatih Persebaya Bikin Netizen Ikut Sedih, 'Suwooonn Cak Fredo'

Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, menangis saat jumpa pers seusai pertandingan semifinal Liga 2melawan Martapura FC

instagram
Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, menangis saat jumpa pers seusai pertandingan semifinal Liga 2melawan Martapura FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (25/11/2017). 

Suasana haru hadir saat pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, memberikan keterangan kepada awak media seusai laga.

Vera tak kuasa menahan tangis saat awak media bertanya untuk siapa kemenangan itu didedikasikan.

Vera tak langsung menjawab pertanyaan itu. Suaranya tertahan. Ucapannya terpenggal rasa sedih yang amat mendalam.

Pelatih asal Brasil itu teringat mendiang sang anak, David Alessandro Vera (5) yang meninggal dunia karena penyakit jantung di Rumah Sakit Mitra Keluarga Darmo Permai, Surabaya, Minggu (15/10/2017) lalu.

"Pertama untuk Tuhan, lalu semua orang yang support saya," ucap Vera dengan terbata-bata.

"Tahun ini terjadi banyak sesuatu. Susah diterima tetapi Tuhan kasih kekuatan saya untuk masih bisa jalan," kata Vera sambil menyeka air matanya.

Aneka komentar netizen bermunculan:

farichaindah: Coech vera mendedikasikan kemenangan ini dan lolos ke liga 1 untuk anaknya yg telaah meninggal duniaa

jgoeez86T: hank you coach Alfredo

ogr_77: Suwooonn cak fredo

fuguh___Ale: akan bangga melihat papanya

darunanjaya: Sedih lihat fotonya. Kebayang perasaan coach, campur aduk sedih haru dan gembira.

moveitmove: Smoga dengan ini ale, cak mis dan cak joner bahagia..thanks coach + pahlawan lapangan

sipay13: Thanks coach

 Persebaya Surabaya memastikan satu tempat di Liga 1 musim depan usai mengandaskan Martapura FC pada semifinal Liga 2 2017, Sabtu (25/11/2017).

Ialah Irfan Jaya yang menjadi aktor kemenangan Bajul Ijo dengan menorehkan 2 gol serta 1 assist pada pertandingan ini.

Kemangan ini seolah menjadi happy ending perjuangan Bonek setelah Persebaya sempat menghilang dari dunia sepak bola Tanah Air.

Bukan berarti lenyap, melainkan menghilang karena keberadaan Persebaya yang tidak diakui PSSI. Hal ini terjadi karena saat itu Persebaya memilih menyeberang ke Liga Primer Indonesia  (LPI) sebagai wujud perlawanan terhadap kebebalan federasi.

Saat itu, kendati tidak mau mengakui Persebaya, PSSI juga tidak mau kehilangan kesebelasan sarat sejarah ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved