ISI Yogyakarta Siapkan Lulusan Jadi Wirausahawan atau Pegawai
Acara ini disamping mendekatkan alumni dengan perusahaan, juga mewadahi lulusan yang ingin membuka peluang bisnis
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Institus Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, menggelar cerative career expo, Senin (20/11/2017).
Tak hanya mengundang perusahaan-perusahaan yang membutuhkan sarjana dibidang kreatif, tapi acara ini juga menyuguhkan seminar tentang kewirausahaan.
Tuti Winarti, ketua penyelenggara sekaligus ketuga PPKK ISI mengatakan acara ini berbeda dengan jobfair pada umumnya karena ISI juga merupakan perguruan tinggi yang unik.
Tuti mengatakan acara ini disamping mendekatkan alumni dengan perusahaan, juga mewadahi lulusan yang ingin membuka peluang bisnis atau berwirausaha.
"Menurut survei yang kami lakukan, mahasiswa ISI dan alumni itu peringkat pertama itu ingin menjadi wirausahawan, baru kedua menjadi seniman, kemudian peringkat ketiga ingin menjadi pegawai," ujarnya.
Dan acara ini yang mewadahi tiga kategori tersebut. Untuk mereka yang ingin menjadi pegawai, PPKK mengundang 11 perusahaan yang siap bekerjasama dengan lulusan terbaik ISI.
Tuti menambahkan, dari survei lain, perusahaan tidak menjadikan indeks prestasi (IP) yang paling utama dalam perekrutan.
IP hanya sebatas syarat, dan banyak perusahaan yang lebih mengutamakan soft skill, seperti baik dalam berkomunikasi, kerja sama dan menyelesaikan masalah dengan baik.
"Di sini kami ikut mendukung, dan menyiapkan lulusan ISI untuk siap masuk kerja," tambahnya.
Lebih jauh, acara ini juga mengundang pemateri yang berbicara tentang kewirausahaan, Lintang Wuriantari pemenang start up tingkat nasional.
Lintang mengatakan peluang untuk membuka usaha saat ini terbuka lebar. Ia mengatkaan setiap selalu ada peluang, dan bila dapat melihat dengan baik dan mengolahnya, maka semua bisa jadi bisnis. Yang dibutuhkan adalah keberanian, dan belajar.
Dalam kesempatan itu, ia melihat lulusan ISI memeliki komposisi menarik yang tidak dimiliki lulusan perguruan tinggi lainnya. Ia menilai, kepekaan anak seni bisa jadi keutamaan dalam berbisnis karena memiliki sudut pandang yang luas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/job-fair-isi_20171120_192021.jpg)