Program Warung Anak Sehat Sarihusada Singgahi SDN Gondolayu

Warung Anak Sehat menunjukkan adanya keahlian Ibu Warung Anak Sehat (IWAS) dalam menyediakan jajanan yang sehat, aman, dan beragam.

Program Warung Anak Sehat Sarihusada Singgahi SDN Gondolayu
istimewa
Ibu Ismiyarti Bersama-sama dengan Siswa Siswi SDN Gondolayu pada Saat Jam Istirahat Sekolah di Warung Anak Sehat. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SDN Gondolayu menjadi sekolah di Yogyakarta yang mendapatkan edukasi gizi serta pendampingan terhadap guru, orangtua, hingga penjual kantin, dalam Program Warung Anak Sehat (WAS) oleh Sarihusada.

Sekolah yang pada tahun ini berhasil mendapatkan juara ke-2 untuk lomba sekolah sehat di tingkat kota, menjadi sebuah sekolah percontohan dari program WAS agar dapat memotivasi sekolah lain dalam menciptakan kebiasaan mengonsumsi jajanan sehat.

Dalam sesi kunjungan program Warung Anak Sehat ke SDN Gondolayu,  FX Sukirdi, S Pd selaku Kepala Sekolah memaparkan upaya yang telah dilakukan dalam mewujudkan sekolah sehat dibantu oleh program Warung Anak Sehat.

“Secara konsisten kami berusaha untuk terus memperbaiki pemahaman guru terkait gizi seimbang untuk dapat disampaikan kepada para murid. Guru yang berperan sebagai panutan anak di sekolah juga perlu memberi contoh dan memperhatikan pola makan/jajan anak agar tidak sembarangan," ujarnya.

“Upaya kami tersebut semakin diperkuat oleh program WAS dari Sarihusada. Dengan adanya program tersebut, edukasi gizi menyasar tidak hanya kepada guru namun juga para orang tua murid dan penjual jajanan di sekolah,” imbuhnya.

Di dalam lingkungan SDN Gondolayu, Warung Anak Sehat yang sedang beroperasi menunjukkan adanya keahlian Ibu Warung Anak Sehat (IWAS) dalam menyediakan jajanan yang sehat, aman, dan beragam.

Selama program WAS berjalan, para IWAS diberikan pelatihan dan edukasi gizi  untuk dapat mengolah bahan berbasis lokal tanpa bahan tambahan yang berbahaya dengan menjaga sanitasi dan higienitas pengolahan hingga penyajian sesuai standar BPOM.

Untuk itu, para IWAS binaan berkomitmen untuk selalu menyediakan homemade food yang tentunya sesuai dengan uang saku anak sekolah.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved