KPU Kota Magelang Temukan Ratusan Data Ganda Anggota Parpol
KPU Kota Magelang menemukan data 136 nama anggota parpol ganda. Data ganda yang dimaksud adalah satu nama anggota yang tercatat di beberapa parpol.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menemukan ratusan data keanggotaan partai politik (parpol) yang ganda, bodong dan ASN atau PNS yang diketahui masuk keanggotaan.
"Kami temukan banyak data anggota yang ganda, data anggota namun yang bersangkutan tidak ada, dan ASN atau PNS yang menjadi anggota parpol," ujar Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto, Kamis (16/11/2017) saat diwawancarai di kantornya.
Temuan ini didapatkan dari hasil penelitian administrasi berkas keanggotaan partai politik oleh KPU Kota Magelang yang dimulai pada dan telah berakhir pada Rabu (15/11/2017) lalu.
Hasilnya, KPU Kota Magelang menemukan data 136 nama anggota partai politik yang ganda.
Data ganda yang dimaksud adalah satu nama anggota yang tercatat di beberapa partai politik.
KPU Kota Magelang juga menemukan tiga nama bodong, dimana terdapat tiganama anggota yang dikumpulkan, namun pada kenyataannya tidak ditemukan.
Terakhir, sebanyak sembilan orang ASN yang menjadi anggota Parpol.
"Data ganda di Kota Magelang, nama yang sama tercatat di beberapa partai itu ada 136 nama. Kemudian tiga orang tidak ditemukan karena tengah bekerja di luar kota. Sementara untuk anggota partai yang juga merupakan ASN, tercatat sebanyak 9 orang," ujar Basmar.
Basmar mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti instansi tempat ASN yang diketahui anggota parpol tersebut berkerja.
Secara langsung, nama tersebut pun dicoret dan tidak memenuh syarat (TMS).
"Sementara untuk data ganda maupun data bodong, pihaknya memberikan waktu kepada Parpol untuk memperbaiki data tersebut selama 14 hari ke depan," tuturnya.
Setelah itu akan dilakukan verifikasi faktual oleh KPU Kota Magelang melalui metode sampling sebanyak 10 persen dari jumlah anggota akan didatangi dan diverifikasi secara langsung.
"Hasil tersebut akan kami kirimkan ke KPU pusat, untuk ditentukan partai mana saja yang lolos menjadi peserta pemilu," ujarnya.(*)