Pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Magelang Diajak Turut Awasi Pemilu

Bentuk keterlibatan para pelajar dan mahasiswa tidak hanya terlibat dalam pemungutan suara saja, namun juga dalam hal pengawasan pelaksanaan Pemilu.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Deklarasi pengawasan pemilu partisipatif oleh pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Magelang, bersama Panwaskab Magelang di Hotel Manohara, di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Senin (13/11/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Puluhan pelajar dan mahasiswa yang ada di Kabupaten Magelang diajak turut serta dalam pengawasan Pemilu Partisipartif di Kabupaten Magelang.

Hal ini demi mewujudkan terselenggaranya dengan jujur dan adil.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh. Pelajar dan mahasiswa diajak untuk turut terlibat pada pelaksanaan Pemilu pada tahun 2018-2019 mendatang.

Bentuk keterlibatan para pelajar dan mahasiswa tersebut tidak hanya terlibat dalam pemungutan suara saja, namun juga dalam hal pengawasan pelaksanaan Pemilu.

"Kita ingin melibatkan masyarakat dalam pemgawasan partisipatif, terutama mereka yang masih kalangan pelajar dan mahasiswa, tidak hanya mencoblos saja, tetapi juga turut mengawasi," ujar Habib pada FGD pengawasan Pemilu partisipatif yang diikuti oleh puluhan pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Magelang, di Hotel Manohara, Borobudur, Magelang, Senin (13/11/2017).

Baca: Partisipasi Pemilih Pemula di Kabupaten Magelang pada Pemilu Masih Rendah

Habib mengatakan, para pelajar dan mahasiswa tidak hanya diberikan pengetahuan terkait undang-undang ataupun peraturan pemilu, namun juga upaya pengawasan Pemilu.

Ia mengatakan, pengawasan yang dilakukan pun diberikan wadah. Oleh karena itu, tidak berdampak hukum kepada upaya pengawasan.

"Kami ingin wadahi mereka, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dan tidak berdampak hukum, dengan tetap memperhatikan hukum," ujarnya.

Dalam acara diskusi dan sosialisasi tersebut, puluhan pelajar dan mahasiswa bersama Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Magelang mendeklarasikan pengawasam pemilu partisipatif.

Mereka membubuhkan tandatangan bersama dan meneken komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan sehat di Kabupaten Magelang.

Sementara itu salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang, Agung Widiatmojo, menyambut baik acara FGD yang diselenggarakan oleh Panwaskab Magelang ini.

Menururnya pelajar dan mahasiwa perlu dilibatkan pada Pemilu, karena mereka juga menjadi pemilih. Sehingga perlu adanya edukasi terkait pemilu kepada mereka.

"Pemilu sebentar lagi, Oleh karena itu kami minta agar dilibatkan dalam pelaksanaan atau pengawasan karena kami juga pemilih," ujar Agung.

Dia pun berharap agar sosialisasi terus dilaksanakan, dengan begitu partisipasi pemilih pemula dapat meningkam dan pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan lancar.(TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved