Kasus Langka, Bayi Lahir dengan Dua Kepala. Meninggal Sehari Kemudian
Bayi dengan berat badan 3,7 kilogram tersebut, lahir dari seorang perempuan berusia 32 tahun yang identitas ingin tetap dirahasiakan.
TRIBUNJOGJA.com - Kasus medis ini terhitung sangat langka, bahkan perbandingan bisa mencapai satu kasus dari 1 juta kelahiran.
Bagaimana tidak, bayi ini memiliki dua kepala dengan satu badan.
Adapun bayi tersebut lahir di rumah sakit pemerintah Swami Ramanand Tirth di Beed, Maharashtra, India pada Minggu 29 Oktober 2017 lalu.
Bayi dengan berat badan 3,7 kilogram tersebut, lahir dari seorang perempuan berusia 32 tahun yang identitas ingin tetap dirahasiakan.
Lantaran kondisinya itu, bayi malang ini langsung ditempatkan di ventilator.
Dokter saat itu langsung memberitahukan kepada orangtua bayi bahwa ia kemungkinan tidak akan bisa bertahan hidup.
Kalau pun berhasil bertahan hidup, dokter memperingatkan bahwa operasi pemisahan tidak mungkin dilakukan kepada bayi tersebut.
"Ibu bayi baru tahu kelainan ini ketika kehamilannya sudah menginjak usia 32 minggu. Setelah lahir, mereka meminta kami melakukan apapun untuk menyelamatkan bayi tapi anak-anak seperti itu tidak bisa bertahan. Tidak ada kemungkinan operasi karena mereka berbagi sebagian besar bagian tubuh mereka dan dalam kasus ini hanya memiliki sepasang kaki tangan," jelas Dr Sanjay Bansode.
Selang 24 jam setelah dilahirkan, bayi malang ini pun akhirnya meninggal dunia.
Dalam istilah kedokteran, bayi yang lahir dengan dua kepala namun memiliki satu tubuh ini disebut sebagai parapagus tiroid.
Kasus seperti ini sangat langka, dengan rata-rata hanya terjadi satu kasus dalam satu juta kelahiran. (*/mail online)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bayi-kembar-siam_0111_1_20171101_090125.jpg)