Breaking News:

Penutupan Perlintasan Kereta Api Lempuyangan Yogya Perlu Kajian Khusus. Begini Penjelasannya

Penutupan perlintasan KA Lempuyangan butuh kajian ekstra dan tak bisa segera dilakukan dengan alasan kondisi infrastruktur

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Obed Doni Ardiyanto
Petugas menutup perlintasan kereta api di bawah jembatan layang Janti Yogyakarta, Selasa (31/10/2017) dini hari 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Iwan al Khasni

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga perlintasan kereta api di Yogyakarta yang berada di bawah jembatan layang akan ditutup semua.

Satu dari tiga perlintasan yang rencananya akan ditutup, baru satu yang terealisasi yaitu, perlintasan kereta api Janti, selanjutnya penutupan di Sentolo, Kulonprogo.

Kementrian Perhubungan menyebut, penutupan perlintasan KA Lempuyangan butuh kajian ekstra dan tak bisa segera dilakukan dengan alasan kondisi infrastruktur yang belum mendukung.

"Tak jauh dari ujung jembatan Lempuyangan ada rambu pengatur lalu lintas. Jika perlintasan ditutup kendaraan lewat atas maka akan terjadi penumpukan kendaraan di jembatan hingga rambu pengatur lalu lintas," kata Edi Nursalam, Direktur Keselamatan Perkeretaapian Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, kepada Tribunjogja.com, Selasa (31/10/2017).

Oleh sebab itu, lanjut Edi Nursalam, sebelum perlintasan kereta api ditutup, harus ada rekayasa lalu lintas yang baik agar lalu lintas tetap lancar.

"Kami masih koordinasi dengan berbagai elemen, termasuk Polresta Yogyakarta, perlu kajian khusus untuk kasus Lempuyangan," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved