Bagong Kussudiarja
Djaduk Bermimpi Bertemu Alm Bagong, Ada Apa?
Setidaknya dua malam terakhir ini mimpi itu datang sebagai rupa bunga tidur Djaduk.
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seniman asal DIY yang juga seorang komposer handal, Djaduk Feriyanto mengaku memimpikan sosok almarhum sang ayah, Bagong Kussudiardja.
Setidaknya dua malam terakhir ini mimpi itu datang sebagai rupa bunga tidur Djaduk.
Sayangnya, Djaduk tidak ingat detail mimpinya.
"Saya benar-benar lupa mimpinya seperti apa, tapi masih seputar kegiatan berkesenian, sedikit heran kenapa sampai dua hari berturut-turut mimpi ketemu bapak (alm Bagong) datang," katanya melalui sambungan telepon, Senin (9/10/2017).
Saat mimpi itu datang, Djaduk sedang mengerjakan proyek Ijen Summer Jazz Banyuwangi.
Baru pagi hari tadi, Djaduk sadar arti mimpi itu.
Baca: Bagong Kussudiardja di mata Direktur Eksekutif Yayasan
"Banyak ucapan via WA karna alm bapak muncul di google, baru sadar, mungkin seperti pengingat, karena saya juga lupa kalau beliau ulang tahun," kata Djaduk.
Menurut Djaduk, memang tidak ada perayaan apapun di momen ultah alm sang ayah di padepokan.
Djaduk sendiri akan menyempatkan waktu untuk mendoakan sang ayah agar selalu mendapat tempat terbaik di sisi Sang Khalik.
Dan juga sebagai momen untuk mengingat almarhum.
Sesuatu yang tak lekang oleh waktu, adalah pesan almarhum agar selalu bertanggung jawab atas pilihan yang diambil termasuk kaitannya di dunia seni.
"Kalau pilih bidang seni ya fokus, tidak boleh menggok, kalau sekarang ya harus bersikap profesional, ini bisa diterapkan di bidang apapun," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bagong-kussudiarja_20171009_090953.jpg)