Breaking News:

Bentrokan Bonek vs PSHT, Begini Pengakuan Provokator Bentrokan, Ternyata Hanya Gara-gara Ini

Keduanya tidak menyangka perbuatanya mengajak, menghasut dan memprovokasi teman-temannya sesama Bonek

Editor: Muhammad Fatoni
ist/youtube
Bentrokan Bonek dan Persaudaraan Setia Hari Terate (PSHT), Rabu (4/10/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - Jhenerly Simanjutak (38) dan Slamet Sunardi (20), dua oknum Bonek, suporter Persebaya Surabaya hanya tertunduk saat digiring tim Anti Bandit Polretabes Surabaya, Jumat (6/10/2017) lalu.

Keduanya tidak menyangka perbuatanya mengajak, menghasut dan memprovokasi teman-temannya sesama Bonek untuk menyerang pesilat PSHT melalui media sosial (medsos) bakal merujung sel tahanan.

Baca: Bentrok Bonek vs PSHT, Fakta Terkuak! Ini Sejumlah Bukti dan Rekaman Pemukulan yang Diamankan Polisi

Jhenerly mengaku, dirinya mengunggah kalimat ujaran kebencian kepada pesilat PSHT melalui Facebook (FB) dan Twitter lantaran aksi spontanitas.

Tidak ada rencana sebelumnya mengunggah kalimat berupa hasutan dan ajakan kepada sesama Bonek guna menyerang pendekar dari perguruan silat tersebut.

Baca: Bentrok Bonek vs Pesilat PSHT, 2 Pelaku Ditangkap Polisi, Ternyata Inilah Alasan Bentroknya

"Saat itu usai pertandaingan Persebaya, ya spontan saja saya posting kalimat lewat medsos," akunya di Mapolretabes Surabaya, Jumat (6/10/2017).

Pengakuan Jhenerly disampaikan saat dia mengenakan baju tahanan warna merah dan mukanya ditutup.

Dia menyebut, saat kejadian bentrok Bonek dengan anggota PSHT, Minggu (1/10/2017), dirinya memang ada di lokasi kejadian.

Baca: Bentrokan Maut Suporter Bonek vs Pesilat PSHT, Begini Kronologi Awalnya

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved