Genap Satu Tahun Senapati Nusantara Potong Tumpeng di Tugu

Setahun lalu, Senapati dideklarasikan tanggal 4 Oktober tahun lalu di Bumi Wengker, Ponorogo.

Penulis: Hamim Thohari | Editor: oda
Ist
Perayaan ulang tahun yang pertama Senapati (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji) Nusantara yang berlangsung di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Rabu (4/10/2017) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan deras mengguyur kota Yogyakarta pada Rabu (4/10/2017) malam.

Namun hal ini tidak menyurutkan semangat para Pemerhati Tosan Aji Yogyakarta (Metikarta) untuk memperingati satu tahun Senapati (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji) Nusantara.

Setahun lalu, Senapati dideklarasikan tanggal 4 Oktober tahun lalu di Bumi Wengker, Ponorogo.

Senapati sendiri merupakan organisasi berskala nasional yang menaungi paguyuban-paguyuban tosan aji yang ada di Nusantara.

Acara ini disambut baik oleh Senapati Nusantara. Bersamaan dengan ini, Wakil Sekjen Senapati Nusantara, Nurdjianto didampingi jajarannya hadir dalam peringatan ini.

Syukuran yang diadakan dengan memotong tumpeng di depan Tugu Pal Putih Yogyakarta itu berlangsung khidmat.

Pada pukul 21.00 wib tepat, acara syukuran dibuka dengan doa bersama dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng.

Perayaan ulang tahun yang pertama Senapati (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji) Nusantara yang berlangsung di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Rabu (4/10/2017) malam.
Perayaan ulang tahun yang pertama Senapati (Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji) Nusantara yang berlangsung di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Rabu (4/10/2017) malam. (Ist)

Nurdjianto mendapat kehormatan untuk menerima tumpeng dari sesepuh Metikarta, Eko Supriyono (61). Sekitar 50 massa pelestari tosan aji turut memadati area Tugu Yogyakarta menghadiri kegiatan ini.

Tugu Yogyakarta sendiri dipilih sebagai tempat syukuran karena memiliki filosofi tersendiri.

"Tugu ini dianggap sebagai tempat yang sakral oleh masyarakat Yogyakarta dan bersejarah", tutur Eko Supriyono.

Lebih lanjut dia mengatakan dengan dipilihnya tempat ini, semoga Senapati Nusantara akan selalu ingat dengan asal-usulnya dan sebagai simbol pemersatu paguyuban-paguyuban Tosan Aji untuk terus melestarikan intagible heritage. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved