Toko Kelontong Tidak akan Kalah Bersaing dengan Ritel Modern Jika Memiliki Ini
Pada dasarnya pelaku UMKM harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada pada pasar
Penulis: ang | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ketatnya persaingan di dunia usaha menuntut pelaku usaha untuk terus berkembang.
Menurut Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kabupaten Klaten, Sunardi, hal tersebut juga berlaku bagi pelaku UMKM.
Pasalnya jika tidak mau berkembang maka UMKM dikhawatirkan akan kalah bersaing dengan industri yang lebih besar.
"Ilmu dan strategi itu terus berkembang. Seperti juga toko kelontong yang ada sejak dulu, harus mau berkembang. Tidak ada salahnya mengubah tampilan dengan cara yang lebih modern," ungkapnya saat membuka pelatihan pelaku UMKM toko tradisional, Selasa (3/10/2017).
Baca: iruna eLogistics Solusi Logistik bagi UMKM Menuju e-commerce
Ia menilai toko kelontong tidak akan kalah bersaing dengan ritel modern jika mempunyai kemauan keras, tekad yang kuat, dan kemampuan yang ulet.
Pada dasarnya pelaku UMKM harus bisa menyesuaikan pasar.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat agar pelaku usaha toko kelontong lebih kreatif dan berkesempatan mengembangkan usahanya lebih baik lagi," paparnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini meminta pelaku usaha untuk tidak patah arang menghadapi persaingan global.
Justru hal tersebut dinilai baik untuk memicu semangat bagi UMKM.
"Pesan kami terus semangat, apalagi saat ini banyak generasi muda yang terjun di dunia wirausaha. Sehingga dituntut untuk terus berkreativitas dan membawa dampak positif bagi usaha yang dijalani," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelatihan-umkm_20171003_100220.jpg)