Bermain di PSIM Merupakan Impian Fachri

Ia merasakan suasana berbeda ketika tiba di Wisma PSIM, khususnya ketika bertemu dengan pemain-pemain lainnya.

Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Fachry Muslim 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang pertandingan Play Off Liga 2 Indonesia yang tinggal menghitung hari, PSIM Yogyakarta terus melakukan latihan guna mematangkan skuatnya.

Selain itu, PSIM berencana akan menambah seorang pemain lagi untuk mengisi kekosongan di posisi gelandang, setelah absennya Rangga Muslim beberapa waktu lalu.

Adalah Fachri Muslim (23), seorang pemuda asli dari Makassar yang digadang-gadang bakal mengisi posisi gelandang di tim berjuluk Laskar Mataram tersebut.

Adapun Fachri telah berada di Yogyakarta beberapa hari lalu, bahkan ia telah mengikuti ujicoba di Stadion Sultan Agung kemarin, Jumat (29/9/2017) sore.

"Kamis (28/9/2017) malam itu saya sampai Jogja, besok sorenya langsung ikut ujicoba. Saya dimaikan di babak kedua kemarin saat ujicoba," katanya saat ditemui di Wisma PSIM, Sabtu (30/9/2017).

Pemuda kelahiran 1994 melanjutkan, ia telah menekuni olahraga sepakbola sejak di bangku Sekolah Dasar (SD).

Baca: PSIM Genjot Fisik di Pantai Depok

Saat itu Fachri mulai ikut di salah satu SSB yang berada di Makassar, seiring berjalannya waktu ia dilirik oleh PSM Makassar U-21 dan bergabung di tahun 2015.

Ia menjelaskan pula bahwa sebelumnya ia kerap bermain di posisi striker, namun setelah bergabung dengan tim professional ia beralih menjadi seorang gelandang atau terkadang menjadi second striker.

"Maim sepakbola dari umur 7 tahun, dulu ikut SSB dan beberapa kejuaraan. Tahun 2015 bergabung dengan PSM U-21, sebelum gabung PSM, dulu posisi saya striker dan sekarang jadi gelandang atau second striker. Kemarin juga ikut tim sepakbola PON Sulawesi Selatan 2016," jelasnya.

Lebih lanjut, ia merasakan suasana berbeda ketika tiba di Wisma PSIM, khususnya ketika bertemu dengan pemain-pemain lainnya.

Menurutnya, suasana di tim begitu nyaman dan menyenangkan, berbeda dari tim-tim yang ia bela sebelumnya.

Dengan suasana tersebut ia yakin dapat cepat menyesuaikan diri dan memberi kontribusi semaksimal mungkin bagi PSIM.

"Tiba di sini suasana kebersamaan dan keakrabannya begitu terasa, padahal baru datang, respon teman-teman di sini juga bagus. Semoga dengan keadaan ini cepat menyesuaikan dengan tim dan bisa bermain maksimal di setiap pertandingan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved