BI Sosialisasikan Uang Rupiah Baru ke Tunanetra di Klaten
Hal ini lantaran penyandang disabilitas khususnya tuna netra rentan menjadi korban peredaran upal.
Penulis: ang | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Sosialisasi pecahan baru rupiah kepada penyandang tuna netra di Klaten dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya uang palsu.
Hal ini lantaran penyandang disabilitas khususnya tuna netra rentan menjadi korban peredaran upal.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, M Taufik Amrozy mengatakan tuna netra menjadi sasaran empuk peredaran upal.
Pasalnya banyak penyandang tuna netra kesulitan mengenali rupiah.
“Untuk itu, dalam sosialisasi ini kami menekankan pengenalan rupiah, khususnya pecahan baru,” ungkapnya, Rabu (20/9/2017).
Baca: Ingat Kasus Dugaan Uang Palsu Keluar dari ATM Bank Mandiri? Begini Kabar Terkininya
Diharapkan penyandang tuna netra menjadi lebih mengenali dan memahami ciri khas pecahan baru sehingga memudahkan dalam penggunaan uang.
Selain itu, hal tersebut dapat menghindarkan penyandang tuna netra menjadi korban upal.
“Dangan adanya inovasi instrumen pengaman baru, akan menghindarkan masyarakat dari peredaran upal, khususnya tuna netra. Mereka kerap menjadi korban dari pengedar upal karena ketidaktahuan,” ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tunanetra-klaten-kenali-uang-baru_20170920_174326.jpg)