Jalanan di Pesisir Gunungkidul Berpotensi Tinggi Kecelakaan Lalu Lintas

Ketika pengendara jalan tak mengenal medan tersebut, maka potensi kecelakaan akan semakin tinggi.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/RENDIKA FERRI
Ketujuh penumpang mobil yang menabrak lari pengendara motor di Gamping, Girisubo, Gunungkidul, Jumat (15/9) tengah diamankan setelah mobil terbalik. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rupanya saat ini telah terjadi pergeseran lokasi kecelakaan di Gunungkidul.

Menurut Kepala Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Kusnan, tak hanya jalanan ramai saja yang menjadi lokasi laka, namun juga jalanan sepi.

Hingga kini, lokasi rawan kecelakaan di dominasi di jalur-jalur utama seperti Jogja-Wonosari, Wonosari-Semin dan Wonosari-Tanjungsari.

Namun kini di jalur sepi di wilayah Tepus, Panggang dan Purwosari juga mengalami peningkatan kejadian laka.

"Tak hanya jalanan sepi saja, kini jalanan sepi juga banyak kejadian laka lantas," ujar Kusnan, Senin (18/9).

Kusnan mengatakan, hal ini disebabkan oleh geometris jalan yang tidak rata.

Kontur yang berbelok membuat risiko terjadinya laka lantas semakin tinggi.

Belum ditambah dengan faktor manusia.

Ketika pengendara jalan tak mengenal medan tersebut, maka potensi kecelakaan akan semakin tinggi.

“Faktornya banyak jalan tidak rata di pesisir, jalan-jalan kecil yang berbelok, menanjak dan menurun lagi. Kalau tak hafal medan bisa fatal,” ujar Kusnan.

Kusnan pun mengatakan, untuk mengurangi risiko kecelakaan, pihaknya meminta masyarakat menggunakan alat keselamatan berkendara secara lengkap.

Pengendara diminta menaati rambu lalu lintas, dan memahami medan jalan yang akan dilewati, pengendara juga harus mahir dalam mengemudi kendaraan.

"Dengan menerapkan aspek keselamatan berkendara, maka reskiko kecelakaan akan terhindarkan," ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved