Langkah Tim Sepakbola Putera DIY Terpaksa Berhenti di Delapan Besar Popnas 2017
Kalah tipis 2-1 atas tim lawan, tim yang diarsiteki oleh Lafran Pribadi ini pun tak dapat melanjutkan langkah untuk meraih juara.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Amalia Fathonaty
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Tim sepakbola putra DIY harus rela tersingkir dari babak delapan besar di ajang Popnas 2017.
Laga mereka melawan Jawa Barat pada Sabtu (16/9/2017) kemarin menjadi laga terakhir mereka.
Kalah tipis 2-1 atas tim lawan, tim yang diarsiteki oleh Lafran Pribadi ini pun tak dapat melanjutkan langkah untuk meraih juara.
Pada penyisihan grup, tim DIY memperoleh sekali kemenangan melawan Maluku.
Finishing menjadi catatan bagi Lafran Pribadi.
Banyak peluang untuk mencetak gol tapi belum dapat dimanfaatkan dengan baik.
"Finishing kami yang lemah. Kami sebenarnya sudah menguasai permainan saat melawan Jabar kemarin," ujar Lafran kepada Tribun Jogja, Minggu (17/9/2017).
"Kami banyak sekali kesempatan, tapi lemah sekali finishing kami," sambungnya.
Lafran mengungkapkan timnya sudah memiliki keyakinan untuk meraih juara dari awal.
"Dari awal meski kami sempat kalah dari tuan rumah, kami tetap yakin dan selalu kerja keras," paparnya.
Selain itu, faktor cuaca yang panas menjadi kendala yang harus dihadapi anak-anak asuh Lafran.
Cuaca panas membuat energi lebih cepat terkuras.
"Cuacanya memang panas sekali. Jadi cepat menurun performanya," jelasnya.
"Tapi pada dasarnya semua tim merasakan hal yang sama juga," lanjutnya.
Terhenti di delapan besar, Lafran sangat mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
"Saya salut sama anak-anak. Meskipun dari awal kami tertinggal tidak ada yang menyerah," tutur pelatih yang juga melatih PSS U-17 ini. (*)