Sigit Raih Penghargaan Kepala Daerah Pelopor Inovasi
Kota sejuta bunga berhasil menyapu bersih dua kategori dalam ajang Krenova Tingkat Jawa Tengah tahun 2017.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Keseriusan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, dalam mendorong inovasi warga masyarakatnya, diganjar penghargaan Kepala Daerah Pelopor Inovasi Daerah tingkat Jawa Tengah tahun 2017.
Anugerah tersebut, diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di sela kegiatan Pameran Produk Inovasi 2017 Jawa Tengah ke-8, di Kota Pekalongan, Jumat (15/9).
Sigit mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang memang sangat perlu memperhatikan hasil karya masyarakat, khususnya di bidang kreasi dan inovasi.
Satu contoh nyata yang sudah dilakukan oleh pihaknya adalah menggelar Lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova), yang diinisiasi Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang, dimana pesertanya terus bertambah setiap tahun.
"Melalui inovasi, maka kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Saya kira ke depannya Krenova perlu ada penambahan anggaran, supaya kreativitas masyarakat terus terbangun dan memberi dampak positif," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Sigit juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk mengoptimalisasi, sekaligus membuka kesempatan selebar-lebarnya, dalam program inovasi daerah.
"Hasil karya ini supaya tidak hilang, harus diperhatikan dan dikembangkan. Ini harus jadi tantangan bagaimana inovasi bisa menjadi solusi atas persoalan-persoalan yang terjadi," jelasnya.
Menurut Sigit, selain di tingkat masyarakat, OPD juga dinilai perlu untuk membuat beragam terobosan.
Lanjutnya, dengan inovasi, maka pelayanan publik bisa lebih efisien dan efektif.
"Kita gunakan teknologi untuk memangkas waktu. Jadi, masyarakat bisa merasakan betul manfaat teknologi. Hampir tiap malam saya perintahkan lewat pesan WhatsApp kepada kepala OPD, inovasinya apa, terobosannya apa, itu hampir saya lakukan setiap hari," tandasnya.
Tak lupa, Sigit memberi apresiasi kepada warganya yang berhasil menjadi juara dalam ajang Krenova Tingkat Jawa Tengah, yakni Sam Wahono, penemu umbaran lipat dan kelompok Kampung IT Perum Depkes Kramat Utara, yang menciptakan sepatu tuna netra.
"PR kita setelah juara itu nanti, terus apa. Nah, itu yang akan kita kaji. Misalnya, pemanfaatan hasil produksinya bisa dimulai dari pemerintah dulu, tidak apa-apa, biar mereka semangat dan tidak berhenti sampai di situ saja," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti, menuturkan bahwa penghargaan tersebut diraih setelah kota sejuta bunga berhasil menyapu bersih dua kategori dalam ajang Krenova Tingkat Jawa Tengah tahun 2017.
"Ada tiga kategori di ajang itu, yakni Kategori Utama, Harapan, dan Favorit. Nah, dari Kota Magelang, ada dua kategori yang dimenangkan, yaitu Favorit dan Harapan, sehingga otomatis membawa Wali Kota menjadi Kepala Daerah Pelopor Inovasi tingkat Jawa Tengah," ucapnya.
Ia menjelaskan, torehan tersebut, tidak lepas dari peranan Wali Kota Magelang, yang memfokuskan pengembangan penelitian masyarakat.
Selain itu, sektor lain yakni tingginya partisipasi warga mengikuti berbagai ajang perlombaan bidang penelitian.
"Sejak 2004, Krenova diadakan di Kota Magelang. Sampai dengan tahun 2017 ini, sudah lahir 259 temuan penelitian. Hampir setiap tahun, kita juarai tingkat provinsi. Tapi, baru kali ini dua kategori masuk dan akhirnya penghargaan kepala daerah inovatif dipegang," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wali-kota-magelang-sigit-widyonindito_20170915_200223.jpg)