Saat Ayah Cium Anaknya dari Balik Pagar. Kisah di Suriah yang Sungguh Memilukan!
Terpisah dari keluarganya hampir setahun lalu, membuat Ammar Hammasho (34) tak bisa lagi menahan kerinduannya pada sang istri dan tiga anaknya
TRIBUNJOGJA.com, SIPRUS - Terpisah dari keluarganya hampir setahun lalu, membuat Ammar Hammasho (34) tak bisa lagi menahan kerinduannya pada sang istri dan tiga anaknya. Begitu ia tiba di kamp pengungsian di Sipurs, ia pun langsung berlari ke arah anggota keluarganya yang sudah menunggu di balik pagar setinggi tiga meter.
Ia ingin memeluk tapi tak bisa. Ia hanya bisa mencium tangan mungil anaknya yang menyambut dari sela-sela pagar kawat. Ia dekatkan bibirnya untuk mencium sang anak dengan penuh kasih sayang. Ia kemudian mencium Shamous, istrinya yang menggendong putri bungsunya.
Adegan itu terjadi pada hari Minggu 10 September 2017 kemarin.
Ammar yang berasal dari Idlib, dipisahkan dari anggota keluarganya akibat perang yang berkecamuk di Suriah. Ammar tinggal di Suriah sementara anggota keluarganya diungsikan ke Siprus di kamp penerimaan migran.
Setelah setahun, Ammar akhirnya memeroleh kesempatan bertemu keluarganya setelah ia bersama 300 orang Suriah lainnya melakukan perjalanan selama sehari dengan menggunakan kapal kecil dari Mersin, Turki.
Begitu berlabuh, Ammar langsung berlari menghampiri anggota keluarganya. Ia tak memerdulikan perintah polisi yang menyuruhnya menunggu setengah untuk melalui sejumlah prosedur.
"Saya tak bisa menunggu, saya melihat anak-anak melalui pagar dan saya akhirnya langsung menghampiri mereka," ucapnya sebagaimana dilansir CGTN.
Adapun, selain harta benda dan kehidupannya, Ammar juga kehilangan seorang anak laki-lakinya akibat perang. Ia tak ingin lagi berpisah dengan mereka yang kini masih hidup. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kisah-orang-suriah_1509_20170915_124157.jpg)