Purnawirawan Ikut Perangi Paham Komunis
Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) DIY sebagai ormas akan ikut mengawasi paham paham terlarang, termasuk mengenai komunisme.
Penulis: dnh | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) DIY sebagai organisasi masyarakat (ormas) akan ikut mengawasi paham paham terlarang, termasuk mengenai komunisme.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua PPAD DIY, Kolonel Inf (Purn) RM Aning Sunindyo di Kantor Gubernur Komplek Kepatihan, Jumat (15/9/2017).
"Kami ikut di dalam ormas itu, sebagai ketua bela negara, bela negara yang disini akan dikembangkan luaskan supaya kita bisa monitor monitor jangan sampai ada komunis yang muncul lagi, tapi sekarang memang mengenaskan jadi sangat mengkawatirkan," katanya.
Aning berharap dengan upaya sosialisasi dengan masyarakat diharapkan bisa membantu pemerintah dalam mengatasi paham terlarang.
Menurutnya perlu kewaspadaan terkait paham paham terlarang ini.
Ditanya terkait kenapa isu komunis bisa dengan mudah muncul, Aning menilai kadang komunis sulit untuk dimonitor.
"Kalau masalah ini dari dulu hanya sedikit pun akan mereka manfaatkan, kalau dia tertekan tidak akan hilang. Sementara dia akan menghilang tetapi menjadi organisasi tanpa bentuk, susah dimonitor tapi kita selalu waspada," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-ppad-diy-kolonel-inf-purn-rm-aning-sunindyo_20170915_183845.jpg)