Purnawirawan akan Tetap Berjuang

Sebagai ormas, PPAD akan mendukung pemerintah dengan apa yang bisa disumbangkan oleh mereka.

Penulis: dnh | Editor: Ari Nugroho
Citizen Reporter Stevanie Rosa
ILUSTRASI: Letjen (purn) Sudi Silalahi bersama para purnawirawan BES 72 TNI AD, mengikuti nostalgia wisata dan reuni ke obyek wisata di lereng merapi, Minggu (15/1) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) DIY melakukan audiensi dengan Gubernur DIY di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (15/9/3017).

Ketua PPAD DIY, Kolonel Inf (Purn) RM Aning Sunindyo mengatakan beberapa waktu lalu PPAD DIY menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dan dalam audiensi hal tersebut dilaporkan ke Gubernur.

Selain juga disebutkannya, dari keputusan Kemenkumham, bahwa PPAD sudah dinyatakan sebagai organisasi masyarakat (Ormas).

"Jadi ini kami laporkan, kami kulonuwun sebagai ormas itu, melaporkan ke Gubernur Kepala Daerah," ujarnya seusai audiensi.

Aning mengatakan saat ini sebagai ormas, PPAD akan mendukung pemerintah dengan apa yang bisa disumbangkan oleh mereka.

Terutama mengenai pemikiran dan pengalaman para purnawirawan. Adapun PPAD memiliki anggota sekitar 2000 purnawirawan.

"Kami tetap berjuang menegakkan NKRI, walaupun kami sudah tua tapi kita dimanfaatkan dari pemikiran kita dan pengalaman yang sudah lalu, untuk diaplikasikan ke kehidupan masyarakat masa sekarang," katanya.

"Ini kami komit, tetap berjuang walaupun dengan kondisi yang ada, yang rapuh kan raganya tapi jiwa kita tetap jiwa pejuang," lanjutnya.

Sementara itu disebutkan oleh Aning, Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam pertemuan mengatakan berharap agar Purnawirawan tetap menjadi soko guru untuk tegaknya NKRI, UUD dan Pancasila.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved