Awas! Jangan Sembarangan Buka Konten Dewasa di Smartphone Anda, Ini Akibat yang Bisa Muncul

Aplikasi ini biasanya bertujuan untuk memasarkan barang pada orang yang tepat.

Editor: Muhammad Fatoni
ilustrasi 

Dalam penelitian terhadap industri porno, Wandera juga menemukan bahwa sekitar 40 dari 50 situs dewasa tidak aman dari malware atau aplikasi penyusup.

Artinya, malware tersebut bisa menginstal dirinya ke dalam ponsel lalu mengumpulkan informasi tentang kebiasaan dan identitas pemiliknya.

Peristiwa “memata-matai” lewat ponsel itu bukan barang baru.

Tahun lalu, situs dewasa Brazzers kebobolan informasi yang berisi data 800.000 penggunanya.

Sering Menonton Konten Dewasa Bisa Merusak Hubungan

Dalam meta-analisis yagn diterbitkan dalam jurnal Human Communication Research, para ilmuwan melihat 50 studi yang diikuti lebih dari 50.000 orang, dan menemukan bahwa pria yang menonton konten dewasa mempunyai kemungkinan besar untuk tidak puas terhadap kehidupan asmaranya ketimbang yang tidak menontonnya.

Namun bagi wanita, tidak ada hubungan yang signifikan antara menonton film tersebut dengan kepuasan hubungan asmaranya.

Menanggapi hasil penelitian itu, beberapa ahli menyatakan bahwa hasil studi masih bersifat kolerasional.

Artinya, pria yang menonton konten dewasa lebih cenderung tidka bahagia dalam hubungan asmaranya.

Baca: Heboh Bintang JAV Asal Indonesia Sera Amane, Akun Twitternya Dibekukan dan Videonya pun Terhapus

Namun, pria yang tidak menonton juga bisa merasa tidak bahagia.

“Sangat mungkin bahwa seorang pria yang secara teratur menonton konten dewasa mendapatkan hubungan yang bahagia dengan istrinya," kata David Ley, Ph.D., seorang psikolog klinis yang mengkhususkan diri dalam isu-isu seksualitas.

Namun, bila hubungan sudah bermasalah sebelum menonton konten deeasa, maka itulah yang membuat rutinitas menonton video tersebut semakin memperburuk hubungan,” lanjutnya.

Ian Kerner, Ph.D., penulis She Comes First menambahkan, bahwa kita masih hidup dalam masyarakat di mana menonton konten dewasa sangat terstigma dan banyak pria merasa harus menyembunyikannya dari pasangan mereka.

"Tapi, jika seorang pria dapat berbicara dengan pasangannya bahwa apa yang ada di film itu tidak berarti baginya, itu tidak harus menjadi masalah besar dalam hubungan," tambahnya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved