Kekalahan PSS Sleman Terhadap PSCS Cilacap Masih Meninggalkan Misteri
Skuat Super Elja belum mampu menuntaskan dendam atas kekalahan yang pernah ditelan di dua pertemuan sebelumnya.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Amalia Fathonaty
TRIBUNJOGJA.COM, CILACAP - Lagi-lagi PSS Sleman harus menelan kekalahan saat menghadapi Laskar Nusakambangan.
Skuat Super Elja belum mampu menuntaskan dendam atas kekalahan yang pernah ditelan di dua pertemuan sebelumnya.
Kekalahan 2-0 tersebut memang tak memengaruhi posisi PSS Sleman yang sudah mengunci tempat sebagai juara grup.
Kekalahan tersebut justru menyisakan misteri mengapa PSS Sleman belum bisa menaklukan PSCS Cilacap.
Pelatih PSS Sleman Freddy Muli pun mengakui ketangguhan permainan tim tuan rumah.
Menurutnya para pemain PSCS mampu mengantisipasi dengan baik permainan anak-anak asuhnya.
"Mereka bermain sangat baik. Mereka bisa mengantisipasi pemain kami," ujar Freddy kepada wartawan usai laga, Rabu (13/9/2017) petang.
Dirinya mengakui dua gol yang diciptakan Jemmy Suparno dan Imam Witoyo lantaran para pemainnya kurang antisipasi.
"Gol-gol mereka karena pemain kami kurang antisipasi dan kesalahan pemain kami juga," ujar Freddy.
Menjadi hal yang memerlukan evaluasi, terlebih pekan depan PSS Sleman sudah memulai laga 16 besar.
"Akan kami analisa sebelum masuk 16 besar nanti," jelasnya.
Pada babak pertama PSS Sleman memang lebih banyak meladeni serangan dari PSCS.
Para pemainnya pun dibuat kerepotan menahan serangan-serangan yang dilancarkan Jemmy dkk.
Pada menit 30, Jemmy melalui heading-nya mampu mencetak angka setelah terjadi kemelut di depan gawang Try Hamdani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pss-sleman_20170913_224501.jpg)