Ini Perjalanan Hidup Sujud Kendang
Dalam perjalanan karirnya di bidang kesenian, bermain plesetan lagu adalah ciri khas penampilannya.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM - Sujud Sutrisno dibesarkan keluarga seniman.
Ayahnya, Wiro Suwito, yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah, adalah seorang seniman karawitan dan cokekan.
Sujud menceritakan, sejak usia 11 tahun ia sudah mengamen menggunakan kendang.
Ia belajar Karawitan dari ayahnya.
Kendang menjadi alat musik favoritnya.
Sejak tahun 1964 mengamen adalah cara Sujud untuk memenuhi kebutuhan hidupnya kala itu hingga saat ini.
Pendidikan terakhir Sujud adalah SD.
Namun kreativitas nya mengolah lirik lagu menjadi sebuah lelucon adalah keahliannya.
Dalam perjalanan karirnya di bidang kesenian, bermain plesetan lagu adalah ciri khas penampilannya.
Lagu lagu khas plesetan Sujud di antaranya lagu Mata Indah Bola Pingpong yang dipopulerkan Iwan Fals, Susana yang dipopulerkan oleh Ari Wibowo dan Kolam Susu lagu koleksi Koes Plus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sujud-sutrisno-seniman-satu-kendang-bersama-sang-istri-sumariyati_20170913_105844.jpg)