Petugas Periksa Hewan Liar yang Menyerang Ternak di Gunungkidul
Sudah terdapat 38 ekor ternak di tiga dusun di Desa Purwodadi yang mati akibat diterkam hewan liar tersebut.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menerjunkan petugas untuk memeriksa serangan hewan liar yang terjadi di Desa Purwodadi, Tepus, Gunungkidul.
Belum dapat dipastikan hewan liar yang menyerang ternak milik warga setempat.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisno Broto, mengatakan, pemeriksaan dilakukan bersama Balai Besar Veteriner (BBVet) Yogyakarta di sejumlah titik serangan hewan yakni di tiga dusun yakni Danggolo, Sureng II, dan Duwet.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah hewan yang hidup diserang dan memantau lokasi tempat penyerangan terjadi.
Baca: Anjing Liar Serang Ternak Milik Warga Gunungkidul
Kendati demikian, belum bisa dipastikan hewan liar yang menyerang tersebut.
"Kami telah melakukan pemantauan di beberapa titik serangan hewan misterius, dan sudah melakukan sejumlah pemeriksana, namun kami belum mengetahui jenis hewan yang menyerang," ujar Bambang, Senin (11/9).
Sebelumnya, pihaknya menduga hewan liar tersebut merupakan hewan sejenis anjing liar.
Namun, pihaknya tidak dapat mengatkaan secara pasti, karena masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Berdasar laporannya, sudah terdapat 38 ekor ternak di tiga dusun di Desa Purwodadi yang mati akibat diterkam hewan liar tersebut.
"Kami belum mengetahui persis apakah anjing atau hewan apa. Perlu diteliti lebih jauh,"tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ternak-mati_20170911_192916.jpg)