6 Nelayan Pesta Miras Mengandung Methanol, 1 Tewas dan 4 Dirawat
Saat datang, Didik hampir tidak sadarkan diri. Menurut penuturan keluarga, Didik mabuk minuman keras.
TRIBUNJOGJA.COM, TULUNGAGUNG - Didik Rusdianto (25) warga Desa Tasikmadu RT2/RW 1 Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek dirujuk ke IGD RSUD dr Iskak Tulungagung, Senin (11/9/2017) pagi.
Saat datang, Didik hampir tidak sadarkan diri. Menurut penuturan keluarga, Didik mabuk minuman keras.
"Informasi dari teman-temannya, dia minum-minuman keras pada Minggu malam kemarin," ucap Sutini (55), kakak sepupu Didik.
Didik sempat pulang dalam keadaan sehat. Namun Minggu (10/9/2017) malam Didik kembali minum-minuman keras.
Didik pulang pada Senin (11/8/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Pukul 06.15 WIB, Sutini melihat kondisi adik sepupunya tersebut melemah.
Mulutnya terkatup dan sulit dibuka. Sutini kemudian berupaya meminumkan segelas air kelapa muda ke mulut Didik.
"Satu gelas air kelapa muda tersebut bisa masuk. Terus datang para tetangga dan menyarankan Didik dibawa ke rumah sakit," tambah Sutini.
Didik sempat dibawa ke Klinik Nur Medika, di Watulimo. Namun karena kondisinya parah, Didik dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
Menurut Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr Iskak, Mochammad Rifai mengatakan, pasien datang dengan kondisi keracunan methanol (jenis alkohol yang tidak boleh dikonsumsi).
"Kondisinya parah, pasien dirawat di red zone (zona kritis) IGD," terang Rifai.
Sementara informasi dari kepolisian, ada enam orang yang bekerja sebagai nelayan asal Prigi yang pesta miras bersama Didik.
Satu di antaranya meninggal dunia. Sedangkan empat orang dirawat di Klinik Nur Medika Watulimo.
Kapolsek Watulimo, AKP Saiful Rokhman, saat dihubungi lewat telepon belum bisa memberikan penjelasan.
"Ini masih melakukan olah TKP, nanti saja." ucapnya. (surya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/korban-pesta-miras-saat-di-igd-rsud-dr-iskak_20170903_091429.jpg)