Pengurus DPD LDII Kota Yogyakarta Dikukuhkan

LDII menyiarkan islam sebagai perajut persatuan dan kesatuan untuk menjadilan islam sebagai agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan

Pengurus DPD LDII Kota Yogyakarta Dikukuhkan
IST
Pengurus baru DPD LDII Kota Yogyakarta 2017-2022 usai dilantik di Graha Pandawa Balaikota Yogyakarta pada Sabtu (9/9/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Yogyakarta masa bakti 2017 - 2022 telah dilantik pada Sabtu (9/9/2017) di Graha Pandawa Balaikota Yogyakarta.

Hadir dalam acara tersebut yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Dandin 0734 Yogyakarta, Polresta Yogyakarta, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Ketua MUI Kota Yogyakarta, Ketua DMI dan segenap jajaran Pengurus DPD LDII Kota Yogyakarta.

Kepala kantor Kemenag Kota Yogyakarta Sigit Warsita dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran LDII di tengah masyarakat. Menurutnya LDII telah menyiarkan agama islam sebagai perajut persatuan dan kesatuan untuk menjadilan islam sebagai agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta.

"Saya berharap LDII menjadi wadah untuk menyejahterakan umat dan menyiarkan agama Islam yang humanis," ujarnya pada Sabtu (9/9/2017).

Pengukuhan Pengurus DPD LDII dilakukan oleh Ketua DPW LDII DIY Nurasid, SH. H. Sudarsono, SKM, MA terpilih sebagai Ketua DPD LDII Kota Yogyakarta masa bakti 2017 – 2022. Sedang posisi Sekretaris Sigit Arianta Wibawa, S. Kep. dan Bendahara Agung Himawan, BE.

Dalam sambutannya, Nurasid mengatakan bahwa LDII telah memiliki Surat Keterangan Terdaftar di Depdagri dan telah berbadan hukum sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang Ormas. Ke depan, ia berharap agar Pengurus LDII Kota Yogyakarta terus melakukan 3K yakni Karya, Kontribusi dan Komunikasi kepada seluruh stakeholder sehingga keberadaan LDII dirasakan oleh masyarakat.

Usai terpilih, Sudarsono mengatakan bahwa LDII sebagai ormas keagamaan yang bergerak dalam dakwah keagamaan melalui penghayatan dan pemahaman agama Islam yang berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits dalam bingkai NKRI. Terhadap 4 pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, LDII menyatakan menerima bulat tanpa syarat.

"LDII turut serta dalam membangun karakter manusia, sebagai bukti hasil pembinaan warga LDII jauh dari penyakit masyarakat yaitu merokok, minum minman keras, narkoba, berjudi bergaul bebas, mencuri, sehingga pada akhirnya manusia jauh dari kerusakan mental dan moral," tutur Sudarsono. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: gil
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved