5 Kata Anak Gaul Medsos yang lagi Ngetren di 2017 Ini. Ada yang Berubah Makna

Kali ini bukan istilah baru, melainkan kosa kata bahasa Indonesia yang sebelumnya cuma biasa kita temui di artikel-artikel serius.

Editor: oda

5 Kata

Faedah

Sebelumnya, kata "faedah" biasa dipakai dalam ceramah atau anjuran-anjuran orang tua saja sekarang anak muda sering banget make kata ini. 

Artinya, keuntungan, guna, atau manfaat. 

Misalnya, "Ngapain sih lo ikut bimbel, emang ada faedahnya?" atau "Hape lo nggak ada pulsa, nggak ada faedahnya juga gue pake." 

Uniknya, kata ini suka dimodifikasi. Untuk menyebut sesuatu yang nggak ada manfaatnya, banyak yang suka menyebut "nirfaedah" bahkan ada yang pake grammar bahasa Inggris, jadinya, "unfaedah" 

Misalnya, "dasar lo unfaedah youth." (dasar anak muda nggak ada guna) atau "Gue nggak ikut joging ah. Nirfaedah bagi gue." 

Hakiki 

Menurut KBBI, "hakiki" adalah "benar; sebenarnya; sesungguhnya". 

Paling sering, kata ini dipakai di "Kenikmatan yang Hakiki". Nah, di tangan anak muda, kata "hakiki" mulai dipakai di konteks yang lebih luas lagi. Maknanya jadi sama kayak "banget" atau "sangat" 

Contoh penggunaannya, "Sungguh pekerjaan rumah yang hakiki." atau "liburan yang hakiki

Sering juga "hakiki" disingkat jadi "hqq". 

Terciduk 

Kata "ciduk" sering muncul di berita. Misalnya, "Polisi Ciduk 10 Aktivis" atau "KPK Ciduk Pejabat X." 

KBBI menjelaskan bahwa "Ciduk" adalah "mengambil untuk ditahan." 

Anak-anak muda sering banget pake kata ini di banyak situasi. Misalnya, "Wayoloh, keciduk guru BK.", "Duh, gue tercyduk pacar lagi ngepoin timeline calon gebetan gue, nih." 

Ya, ciduk kerap dimaknai sebagai ketahuan, "kegep" atau  kena razia, 

Goals  

Kata satu ini hits setelah kata "relationship goals". Istilah "goals" sering dipakai untuk menyebut pencapaian di suatu bidang. 

Kemudian muncul istilah "squad goals" yang artinya tim atau geng yang inspiring sehingga kita pengen memilikinya juga. 

Pokoknya, sekarang ini goals bukan cuma sering disebut sama komentator bola, deh! 

Panutan

Kebiasaan kita melihat cerita kehidupan di media sosial, ternyata bikin kita jadi punya kecenderungan untuk mengidolakan mereka. 

Nah, sekarang ini yang dipakai bukan kata "idola" tuh. Melainkan "panutan". Kadang, ada juga yang make kata "junjungan". Misalnya, "Lo emang junjungan gue banget deh. Keren!" (hai-online)

Sumber: Hai
Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved