Kasus Bullying di SMA Taruna Nusantara

Kasus Bullying di SMA Taruna Nusantara Magelang, Hukuman Tiga Tahun Menanti Pelaku

Merasa mendapat perlakuan kurang menyenangkan, anak korban lantas menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
ist
SMA Taruna Nusantara 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kasus perundungan (bullying) terjadi di SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang.

Seorang siswa berinisial MIH (15), disinyalir menjadi korban tindak kekerasan oleh rekan seangkatannya.

Berdasar informasi yang diperoleh, kasus bullying ini terjadi pada Kamis (31/8/2017) malam lalu, atau di luar kegiatan belajar mengajar sekolah.

Wakapolres Magelang, Kompol Heru Budiharto, mengatakan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) masih berada di lingkungan SMA TN, yakni di Graha Rajawali I.

Baca: Satu Siswa Jadi Korban Bullying di SMA TN Magelang, Ia Dipukul dan Dipaksa Berkelahi Rekannya

Ia memaparkan, korban dipukul oleh seorang rekannya di bagian perut. Tidak berhenti sampai disitu, MIH juga mendapat pemaksaan untuk berkelahi.

"Perkelahian itu juga direkam oleh teman lainnya. Kejadiannya di dalam mushala. Sempat istirahat, anak korban disuruh berkelahi lagi selama 10 menit, sampai akhirnya datanglah H yang menghentikan sekaligus memberi perlindungan," terangnya, Senin (4/9/2017).

Merasa mendapat perlakuan kurang menyenangkan, anak korban lantas menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya.

Kemudian, ibu dari MIH, EC (45) lantas membuat laporan ke Polres Magelang pada Sabtu (2/9/2017), perihal kasus bullying, atau kekerasan terhadap anak, menggunakan tangan kosong tersebut.

Polisi pun kini telah mengantongi tiga orang saksi, yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

Ia menuturkan, sudah mengirim surat pemberitahuan kepada pihak sekolah.

"Nanti kalau terbukti, maka tersangka terancam jeratan pasal 76 C tentang perlindungan anak, dengan hukuman maksimal tiga tahun kurung badan," pungkasnya.

Baca: Kasus Bullying di SMA Taruna Nusantara Magelang, Pihak Sekolah Janji Bakal Gali Info Lebih Dalam

Menanggapi kabar tersebut, pihak sekolah pun mengaku sama sekali tidak percaya.

Bahkan, sejauh ini SMA TN belum mengetahui laporan orangtua anak korban ke Polres Magelang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved