Ini Penjelasan Pemda DIY Terkait Temuan Cacing Hati di Sapi Kurban Sumbangan Presiden Jokowi
Selain itu juga sapi yang dipilih untuk sapi bantuan presiden juga sudah memenuhi persyaratan dalam Agama Islam.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY memberikan penjelasan mengenai temuan cacing hati di sapi kurban yang merupakan bantuan dari Presiden Joko Widodo.
Melalui Kabag Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, Amiarsi Harwani, Pemda DIY menyebut bahwa memang benar Pemda DIY yang bertugas mencari dan juga memilih sapi kurban, yang menjadi mandat dari orang nomor satu di negeri ini.
"(Yang bertugas) Biro Kesra (Kesejahteraan Rakyat) dan Biro Umum," jelasnya kepada Tribun Jogja, Minggu (3/9/2017).
Namun, Ami menjelaskan bahwa pihak Pemda DIY telah mencari sapi ke pemilik langsung dan sesuai dengan persyaratan yang dikemukakan oleh tim dari kepresidenan.
Selain itu juga sapi yang dipilih untuk sapi bantuan presiden juga sudah memenuhi persyaratan dalam Agama Islam.
"Jadi sapi itu sudah sesuai dengan persyaratan dan sudah diperiksa sesuai prosedur yang ada di SOP," tandasnya.
Ia menambahkan bahwa hewan kurban bantuan dari Presiden Joko Widodo, telah disembelih di Masjid Al Huda, Dusun Bodowaluh, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, pada Jumat (1/09/2017) lalu, dan didistribusikan ke enam dusun dan tiga desa di wilayah Kecamatan Pundong.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pengawasan oleh petugas teknis kesehatan hewan antara lain pemeriksaan ante mortem (sebelum disembelih) dan post mortem (setelah disembelih) untuk menjamin keamanan daging kurban.
"Meskipun dalam pemeriksaan post mortem ditemukan cacing hati, dagingnya tidak membahayakan untuk dikonsumsi," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cacing-hati-sapi-jokowi_20170901_112553.jpg)