Wayang Geger Spehi Awali Napak Tilas Serbuan ke Keraton Yogyakarta 

Pertunjukan wayang kulit berdurasi ringkas digelar malam ini di Ndalem Yudonegaran, Jalan Ibu Ruswo.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: oda
tribunjogja/setya krisna sumargo
Pertunjukan wayang kulit berjudul Geger Spehi dengan dalang Ki Catur Benyek 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penerbit Buku Kompas menggelar tur sejarah napak tilas invasi pasukan Inggris ke Jawa pada abad 18. 

Pertunjukan wayang kulit berjudul "Geger Spehi" dengan dalang Ki Catur Benyek mengawali kegiatan ini di Kota Yogya, Selasa (29/8/2017).

Pertunjukan wayang kulit berdurasi ringkas digelar malam ini di Ndalem Yudonegaran, Jalan Ibu Ruswo.

Tur sejarah yang menghadirkan Dr Peter J Carey, peneliti sejarah dan penulis buku Inggris di Jawa (1811- 1816), dimulai dari Semarang, Jateng, Selasa pagi. 

Kegiatan hari pertama dimulai dengan napak tilas ke bekas benteng William II di Ungaran.

Selanjutnya ke Stasiun Tuntang (Kali Tuntang), lokasi pertempuran seru pasukan Inggris melawan Belanda-Prancis.

Sesudah pertunjukan wayang akan digelar bincang sejarah bersama Peter Carey dan Jean Rocher yang menyusun buku Perang Napoleon di Jawa 1811. 

Rabu (30/8/2017), tur sejarah akan menapaktilasi Alun-alun Utara, prasasti Geger Sepoy, Plengkung Wijilan dan Plengkung Gading.

Penutup tur berupa ziarah ke rumah dan makam Tumenggung Sumodiningrat. Tokoh inilah yang sampai titik penghabisan mendukung penuh Sultan HB II. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved