Oknum Polisi Dilaporkan Tetesi Alat Vital Terduga Perampas Perhiasan dengan Cairan Mendidih

Kasus Hidayat ini heboh lantaran diduga pelaku menargetkan korbannya, yaitu emak-emak.

Editor: oda
tribunbali
N Muhyiddin Syamsudin menunjukkan laporan polisi terkait pelaporan anggota Buser Polres Gianyar. 

Padahal, CCTV tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti. 

"Nah anehnya lagi, karena laporan korban bilang bahwa memakai vespa hitam, itu yang dijadikan pedoman oleh Polisi. Polisi tidak mengetahui berapa plat nomor motor pelaku yang benar mencuri dan motor adik saya. Artinya, dari rekaman CCTV, tidak diketahui berapa plat nomornya," tegasnya.

Udin menyesalkan, polisi yang bertugas menangani kasus itu seakan enggan mendalami sebuah kasus tersebut lebih mendalam.

“Sudah tidak memiliki bukti permulaan yang cukup, malah melakukan penyiksaan. Anehnya lagi, adik saya juga disuruh mengakui beberapa TKP pencurian dan perampasan, padahal tidak pernah melakukannya,” jelas Udin.

"Kalau memang adik saya salah silahkan diproses sesuai hukum. Tapi saya mengutuk dengan cara ‎‎tidak sesuai prosedur dan Undang-undang yang berlaku di negara ini," bebernya.

Hingga berita ini diterbitkan, Tribun Bali masih berusaha melakukan konfirmasi ke Polda Bali. (TribunBali)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved