BBKKP Ajari IKM untuk Tingkatkan Harga Jual Produk Kulit
Peserta workshop diajari membuat barang kulit, mulai dari pembuatan pola, pemotongan bahan, penyesetan, pengeleman, pelipatan, perakitan, penjahitan d
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrkzal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala BBKKP, Agus Kuntoro menjelaskan BBKKP merupakan unit pelaksana teknis dibawah Kementerian Perindustrian yang memberikan fasilitasi bagi industri di sektor kulit, karet dan plastik, salah satunya dalam upaya peningkatan kompetesi SDM.
Peserta workshop diajari membuat barang kulit, mulai dari pembuatan pola, pemotongan bahan, penyesetan, pengeleman, pelipatan, perakitan, penjahitan dan finishing.
Yang menarik, bahan baku kulit yang dipakai adalah kulit dengan kualitas kurang bagus namun dengan aplikasi emboss dan motif batik dapat menutupi cacat yang ada di kulit sehingga menaikkan harga jual.
“BBKKP memiliki tupoksi utama melakukan penelitian dan pengembangan (R & D) untuk industri kulit, karet dan plastik sehingga harus mampu menghasilkan hasil-hasil riset yang bisa secara signifikan meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah”, paparnya.
“Hasil-hasil riset yang aplikatif bisa menguatkan IKM dari segi teknologi, sehingga dengan menerapkan hasil riset berdampak pada peningkatan efisiensi dan efektivitas produksi di IKM,” imbuhnya.
Harapannya, setelah mengikuti workshop peserta mendapatkan pengalaman dan pengetahuan terkait pembuatan produk kulit.
Selain praktik langsung, peserta juga diajak berkeliling melihat fasilitas laboratorium pendukung kegiatan litbang BBKKP. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peserta-ikm-dari-negara-colombo-plan-melakukan-workshop-pembuatan-barang-kulit_20170803_124240.jpg)