Sri Sultan HB X dan Kapolda DIY Meluncurkan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan

Dengan rayonisasi, maka siswa tak perlu jauh-jauh menempuh jarak dari rumah ke sekolah.

Editor: Muhammad Fatoni
tribunjogja/kurniatul hidayah
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara terkait mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang meninggal akibat kegiatan Diksar Mapala Unisi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta agar sekolah dan orangtua siswa kompak.

Permintaan orang nomor satu di DIY ini terkait dengan melarang siswa utamanya yang belum cukup umur untuk tidak mengendarai sepedamotor saat ke sekolah.

"Orangtua dan sekolah harus mendorong agar siswa ke sekolah tak mengendarai sepedamotor. Jalan saja untuk kesehatan dan mengurangi beban kecelakaan dan beban crowded di jalan," terangnya.

Penjelasan Sultan tersebut disampaikan saat bersama Kapolda DIY, Brigjend Ahmad Dofiri menghadiri Launching Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan, di Tugu Paal Putih, Minggu (20/7/2017).

Sultan menambahkan, kebijakan rayonisasi dalam sistem pendidikan diyakini juga akan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Menurut Sultan, dengan rayonisasi, maka siswa tak perlu jauh-jauh menempuh jarak dari rumah ke sekolah

Selengkapnya, baca koran Tribun Jogja edisi Senin (31/7/2017) halaman 1. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved