Penemuan Mayat di Gamping Sleman

Hiii . . . Ada Pesan Menyeramkan di Surat Wasiat di Lokasi Temuan Jenazah Pasutri di Gamping

Dalam secarik kertas yang ditulis tangan ini, ditemukan kalimat yang membuat warganet merinding.

Editor: Mona Kriesdinar
ist/ facebook Mohammad Aris Wahyudi Sukandar/ICJ
Surat Wasiat 

TRIBUNJOGJA.com, SLEMAN - Dua mayat ditemukan di sebuah rumah di Kaliabu RT 1 RW 12, Banyuraden, Gamping, Sleman, Jumat (28/7/2017). Jenazah pria ditemukan menggantung di dalam rumah, sementara jasad perempuan ditemukan di dalam mobil.

Baca: Dua Mayat di Banyuraden Gamping Diketahui Adalah Pasangan Suami - Istri

Suasana di lokasi ditemukannya kedua mayat yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Jumat (28/7/2017)
Suasana di lokasi ditemukannya kedua mayat yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Jumat (28/7/2017) (Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana)

Adapun keduanya diketahui merupakan pasangan suami istri.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, diketahui identitas mayat yang berjenis laki-laki bernama Daniel Priyana (47), warga Dongkelan, sedangkan mayat yang berjenis kelamin perempuan bernama Dwi Septi Respati Dewi alias Wiwik, warga Dongkelan.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan surat wasiat.

Dalam secarik kertas yang ditulis tangan ini, ditemukan kalimat yang membuat warganet merinding.

"Barang Siapa memisahkan jasad kami berdua, akan hantui selamanya sampai anak cuc kaliyan."

Sementara satu surat lagi yang ditemukan di dalam rumah berbunyi, 'Rasah ngundangi polisi aku langsung diterke wae ning Dongkelan'.

Baca surat wasita selengkapnya di sini : MERINDING! Surat Wasiat Ditemukan dari TKP Penemuan Mayat di Gamping Sleman, Seperti Ini Isinya

Surat Wasiat
Surat Wasiat (ist/ facebook Mohammad Aris Wahyudi Sukandar/ICJ)

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved