Dinas Lingkungan Hidup Beri Pengecekan Air Sumur Gratis
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta memberikan pengecekan air sumur gratis kepada masyarakat Kota Yogyakarta.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta memberikan pengecekan air sumur gratis kepada masyarakat Kota Yogyakarta.
Pengecekan tersebut berlangsung di Embung Langensari, yang bertepatan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia. Selasa (25/7/2017).
Asti Dwi Yuliani (27) warga Purwomartani mengatakan, ia datang ke Embung Langensari memang berniat untuk menguji kadar air sumur milikinya.
Ia berniat mengecek kadar air sumurnya karena ingin mengetahui layak atau tidak untuk dijadikan air minum.
"Air sumur di rumah saat ini cuma diapakai mandi saja, minumnya juga pakai air galonan. Jadi saya ingin menguji air sumur disini, karena ingin tahu air sumur di rumah itu layak atau tidak untuk dimasak sebagai air minum," katanya.
Lanjutnya, dari hasil pengecekan air sumur tadi ia menerima hasil bahwa air sumur dirumahnya layak untuk dijadikan air minum.
"Diuji laboratorium tadi hasilnya normal, sekarang kami berani untuk menggunakan air sumur dirumah untuk air minum," jelasnya.
Rahmi, salah satu penguji air sumur mengatakan, saat ini sudah puluhan orang yang menguji kandungan air sumur ke pihaknya.
Pengujian yang dilakukan pihaknya untuk mengetahui kualitas air secara fisika, pengujian air sumur ini tidak memakan waktu lama.
Masyarakat bisa langsung mendapatkan hasilnya hari ini juga dan pengujian ini gratis.
"Sudah 37 orang tadi yang menguji air sumur ke kami, hasilnya rata-rata cukup baik. Kami hanya menguji sebatas fiaika, tidak sampai kimia yaitu, ph dan tingkat kekeruhannya saja. Untuk satu kali uji sample memakan waktu sekitar 5 sampai 10 menit. Jadi masyarakat yang nguji bisa langsung tahu hasilnya," pungkasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cek-kualitas-air-sumur_20170725_123720.jpg)